Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Garut: Februari Puncak Musim Hujan Berbahaya bagi Pendaki

📅 Selasa, 27 Feb 2024, 16:50 WIB | Oleh:
BPBD Garut: Februari Puncak Musim Hujan Berbahaya bagi Pendaki Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Suasana Gunung Guntur di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Garut -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyampaikan Februari 2024 merupakan puncak musim hujan tahun ini yang dinilai berbahaya bagi masyarakat maupun wisatawan yang melakukan pendakian ke gunung, karena berisiko tersambar petir maupun potensi bahaya alam lainnya.

"Berdasarkan prediksi BMKG bahwa bulan Februari adalah puncaknya musim hujan, agar menunda dulu pendakian mengingat cuaca ekstrem ini sangat membahayakan bagi para pendaki," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut Daris Hilman saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Minggu.

Ia menuturkan selama beberapa hari ke belakang seringkali terjadi hujan dengan intensitas tinggi merata di Kabupaten Garut dan menyebabkan beberapa kejadian bencana alam seperti banjir dan longsor.

Selain itu, kata dia, saat musim hujan seringkali terjadi petir yang bisa membahayakan masyarakat apabila berada di ruang terbuka. Apalagi di gunung dengan ketinggian lebih dari 2.000 mdpl.

"Suhu dingin dan suhu panas yang bisa memantik menjadikan banyaknya petir," katanya.

Ia menyampaikan peringatan bahaya melakukan pendakian ke gunung itu setelah adanya kejadian seorang pendaki asal Banten yang tewas tersambar petir saat berteduh di pohon jalur pendakian Gunung Cikuray, Garut, Sabtu (24/2).

Adanya kejadian itu, kata dia, menjadi peringatan bagi masyarakat, terutama pendaki untuk tidak melakukan pendakian selama musim penghujan atau saat status siaga darurat hidrometeorologi.

Ia menambahkan potensi ancaman petir di gunung lebih tinggi dengan kondisi yang saat ini banyak lahan terbuka, sehingga memungkinkan berisiko tersambar petir bagi orang yang berada di tempat itu.

"Banyaknya gunung-gunung tinggi yang sudah mulai terbuka ini memungkinkan terjadinya sambaran petir," kata Daris.

Sebelumnya hujan deras disertai petir terjadi di wilayah Garut padaSabtu (24/2) menyebabkan seorang pendaki tersambar petir di Gunung Cikuray, Kecamatan Cilawu, Garut.

Korban melakukan pendakian dengan lima rekannya, ketika di perjalanan turun hujan kemudian berteduh di bawah pohon, namun tiba-tiba petir menyambar salah seorang pendaki Akbar (22), laki-laki warga Kampung Kaum, Malingping Utara, Kabupaten Lebak, Banten.

Korban selanjutnya dievakuasi oleh petugas gabungan pada Sabtu malam lalu dibawa ke rumah sakit, sebelum akhirnya diserahkan ke keluarga.

Kabupaten Garut merupakan daerah yang memiliki destinasi wisata pendakian gunung, diantaranya yang cukup dikenal dan ramai dikunjungi pendaki yakni Gunung Cikuray di Kecamatan Cilawu, Gunung Guntur di Kecamatan Tarogong Kaler, dan Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.