Warga Kapuas Hulu Diminta Waspada Banjir

Senin, 26 Feb 2024, 16:48 WIB

KAPUAS HULU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bencana banjir mengingat saat ini debit air sungai Kapuas meluap akibat intensitas curah hujan tinggi.

"Debit air sungai Kapuas mulai meluap sehingga masyarakat perlu mewaspadai banjir terutama di sejumlah pemukiman penduduk yang berada di dataran rendah," kata Kepala BPBD Kapuas Hulu Gunawan di Putussibau Kapuas Hulu, Senin.

Gunawan mengatakan debit air sungai Kapuas mulai naik karena intensitas curah hujan di daerah hulu cukup tinggi.

Menurutnya, beberapa daerah rawan banjir yaitu di Kecamatan Putussibau Selatan seperti Teluk Barak Kelurahan Kedamin Hilir, Desa Tanjung Jati dan di Kecamatan Putussibau Utara yaitu di daerah dogom Kelurahan Hilir Kantor dan sekitarnya.

Sedangkan untuk daerah pesisir hilir sungai Kapuas seperti Kecamatan Bika, Embaloh Hilir, Bunut Hilir dan daerah danau.

"Hujan beberapa hari terakhir ini cukup deras dan merata mengakibatkan sungai meluap, mudah-mudahan tidak banjir besar, tetapi kami ingatkan warga untuk selalu waspada terhadap bencana alam," katanya.

Ia meminta para camat, kepala desa dan lurah untuk terus memantau perkembangan bencana banjir di daerahnya masing-masing.

"Jika ada perkembangan air masih naik segera melaporkan ke BPBD agar kita tahu sebagai pertimbangan untuk mengambil langkah penanggulangan bencana banjir tersebut," katanya.

Pantauan di lapangan, sungai Kapuas mulai meluap pada Senin pagi (26/2) sekitar pukul 08.00 WIB, saat pukul 14.50 WIB air mulai menggenangi akses jalan di Teluk Barak Kelurahan Kedamin Hilir Kecamatan Putussibau Selatan.

Sejumlah warga sudah mulai mengungsikan kendaraan baik roda dua maupun roda empat ke kawasan yang cukup tinggi.

Salah satu warga Teluk Barak Wahyuni mengatakan air luapan sungai Kapuas cukup cepat merendam halaman rumah, dikhawatirkan banjir besar terjadi.

"Mudah-mudahan hanya banjir lewat saja, karena kalau sudah banjir susah mau beraktivitas dan terpaksa harus menggunakan perahu karena ruas jalan juga terendam," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.