Tindak Tegas, KPU Jember Laporkan PPK dan PPS yang Memanipulasi Perolehan Suara

Sabtu, 24 Feb 2024, 00:10 WIB

Jember - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember, Jawa Timur melaporkan sejumlah panitia pemilihan kecamatan (ppk) dan panitia pemungutan suara (pps) yang diduga telah melakukan manipulasi perolehan hasil suara ke badan pengawas pemilu (bawaslu) setempat, Jumat.

"Kami melaporkan pihak-pihak yang bertanggung jawab yang melakukan pergeseran logistik yakni tiga anggota PPS di Desa Pontang dan lima anggota PPK Kecamatan Ambulu," kata Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi saat mendatangi Kantor Bawaslu Jember.

Menurutnya laporan dugaan pelanggaran pemilu di Kecamatan Ambulu berawal dari informasi yang diterima KPU Jember saat proses penghitungan di tingkat ppk pada Kamis ( 22/2) sore karena ditemukan formulir C hasil yang dihapus menggunakan tipe X.

"Dugaan manipulasi hasil perolehan suara terjadi di dua tps di Desa Pontang yakni TPS 24 dan TPS 35, sehingga menyebabkan perubahan suara calon anggota legislatif dari 0 menjadi 10 suara dan awalnya 1 suara diubah menjadi 10 suara," tuturnya.

Ia menjelaskan ada upaya untuk mengubah hasil perolehan suara dari tps ke tingkat rekapitulasi kecamatan dengan cara menghapus menggunakan tipe x, sehingga tidak sama dengan hasil penghitungan yang dilakukan di tps.

"Beberapa bukti yang kami lampirkan adalah foto C hasil setelah penghitungan suara yang dikirimkan kpps ke aplikasi sirekap dan foto C hasil saat dibacakan di rekapitulasi tingkat kecamatan, ada perubahan atau selisih," katanya.

Hanafi mengatakan dugaan pelanggaran pemilu lainnya dan serupa kemungkinan ada, namun KPU Jember hanya mengetahui pelanggaran yang terjadi di Kecamatan Ambulu, sedangkan untuk potensi kecurangan di tps lain menjadi kewenangan Bawaslu Jember.

Saat melakukan pelaporan dugaan pelanggaran pemilu di Kantor Bawaslu Jember, tidak satupun anggota bawaslu yang menemui karena ada tugas di luar kota, sehingga hanya ditemui Staf Bawaslu Jember, Saiful Rahman.

"Laporan KPU Jember tentang dugaan pelanggaran pidana pemilu di Kecamatan Ambulu sudah memenuhi syarat formil dan materil. Selanjutnya, laporan tersebut akan dianalisis oleh Komisioner Bawaslu," ujarnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.