Mirip Bruce Willis, Bintang Talkshow Ini Mengidap Afasia dan Demensia
Jumat, 23 Feb 2024, 15:11 WIBJAKARTA - Legenda acara talkshow di AS, Wendy Williams Hunter, tahun lalu didiagnosis mengidap afasia progresif primer dan demensia frontotemporal (FTD).
Dilaporkan BBC, tim dokter yang merawatnya membagikan berita tersebut ke publik "untuk mengoreksi rumor yang tidak akurat dan menyakitkan tentang kesehatannya".
Williams (59) menjadi pembawa acara "Wendy Williams Show" selama lebih dari satu dekade. Namun berakhir pada 2022 karena masalah kesehatan yang dia hadapi.
Berita tentang diagnosisnya muncul sehari setelah berita sampul Majalah People, di mana kerabatnya mengatakan Williams berada di fasilitas perawatan di lokasi yang tidak diketahui dan dalam kondisi kesehatan yang mengejutkan.
"Seperti yang diketahui oleh para penggemar Wendy, di masa lalu dia terbuka kepada publik tentang perjuangannya melawan Penyakit Graves dan Limfedema serta terkait kesehatannya," tulis tim yang merawatnya dalam sebuah pernyataan pada Kamis (22/2).
"Selama beberapa tahun terakhir, sering kali muncul pertanyaan tentang kemampuan Wendy memproses informasi dan banyak yang berspekulasi tentang kondisi Wendy, terutama ketika dia mulai kehilangan kata-kata, terkadang bertindak tidak menentu, dan kesulitan memahami transaksi keuangan."
Tim menambahkan diagnosis Williams telah dikonfirmasi oleh "serangkaian tes medis" tahun lalu.
Afasia adalah sindrom sistem saraf yang mempengaruhi kemampuan berkomunikasi, dimana pasien sering kesulitan mengekspresikan pikiran, bahkan kehilangan kemampuan untuk berbicara atau menulis.
FTD adalah kelainan otak yang tidak dapat disembuhkan yang disebabkan oleh kerusakan pada otak bagian kiri yang mempengaruhi kemampuan berbahasa dan komunikasi. Gejalanya, yang semakin memburuk seiring berjalannya waktu, dapat ditangani namun tidak ada pengobatan yang dapat memperlambat atau mencegah perkembangannya, kata National Institutes of Health (NIH).
Penyakit langka ini cenderung menyerang orang-orang pada usia lebih muda dibandingkan bentuk demensia lainnya, sebagian besar didiagnosis antara usia 45 dan 64 tahun.
Perkembangan Williams sama dengan mantan aktor Bruce Willis yang didiagnosis menderita afasia pada 2022, kemudian FTD tahun lalu.
Shane Wing mengatakan pihaknya menghadiri support group yang membantu memperbaiki afasianya.
Dalam pernyataannya, tim perawat mengatakan FTD "telah menghadirkan rintangan yang signifikan" namun Williams "masih mampu melakukan banyak hal untuk dirinya sendiri".
"Yang paling penting dia mempertahankan selera humor khasnya dan menerima perawatan yang dia perlukan untuk memastikan dia terlindungi dan kebutuhannya terpenuhi," tulis mereka.
Jaringan Lifetime - yang sebelumnya menayangkan film dokumenter berjudul "Wendy Williams: What a Mess" - akan merilis film dokumenter dua bagian berjudul "Where is Wendy Williams?" akhir minggu ini.
Keputusan untuk mengumumkannya kepada masyarakat dibuat untuk mengadvokasi rasa kasih sayang terhadap klien mereka dan untuk meningkatkan kesadaran bagi orang lain yang mengalami kondisi tersebut, kata tim perawatannya.
Tidak semua dokter mengenali kondisi ini, sehingga pasien FTD sering salah diagnosis atau tidak terdiagnosis sama sekali, menurut Association for Frontotemporal Degenerasi.
Stigma dan kesalahpahaman juga bisa diakibatkan oleh perubahan perilaku pasien.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.