Menanti Petunjuk Baru The Fed
Kamis, 22 Feb 2024, 08:04 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpeluang melemah, hari ini (22/2). Pergerakan rupiah akan dipengaruhi sikap pelaku pasar menanti petunjuk baru dari arah kebijakan moneter di Amerika Serikat (AS).
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi melihat fokus pasar kini tertuju pada risalah pertemuan bank sentral AS (The Fed) pada akhir Januari lalu untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk mengenai kemungkinan arah suku bunga AS. Selain itu, investor juga menanti pidato dari serangkaian pejabat The Fed pekan ini, termasuk Raphael Bostic dan Michelle Bowman yang merupakan bagian dari anggota dewan kebijakan the Fed atailu FOMC.
Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (22/2), bergerak di kisaran 15.600-15.670 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, Rabu (21/2), ditutup menguat 25 poin atau 0,16 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.635 rupiah per dollar AS. Penguatan terjadi seiring Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 6 persen.
"Besaran BI-Rate tersebut saat ini cukup sejalan dengan upaya pengendalian inflasi pemerintah Indonesia. Namun apabila The Fed ke depannya memangkas suku bunga, BI bisa mengikuti walau tidak satu banding satu," kata Analis mata uang Lukman Leong di Jakarta di Jakarta.
Dia menuturkan The Fed diperkirakan menurunkan 75-100 basis poin (bps) pada 2024 untuk suku bunga kebijakannya, sementara BI diharapkan bisa menurunkan 25-50 bps.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Kemarau Ekstrem, Pemkot Jambi Distribusikan 1,9 Juta Liter Air Bersih untuk Warga
-
Rupiah Tertekan Potensi Kenaikan Suku Bunga AS - 20 Oktober 2026
-
Pelemahan Nilai tukar rupiah
-
Rupiah Terancam Melemah - 06 Oktober 2026
-
Penghulu hingga Tokoh Agama Bisa Jadi Agen Perlinsos Bantu Warga Daftar Bansos
-
Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
-
Rupiah Dibayangi Gejolak MSCI - 19 Oktober 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.