Ada Apa Sampai Menlu Tiongkok Tidak Hadiri Pertemuan Para Menteri Luar Negeri G20

Kamis, 22 Feb 2024, 00:59 WIB

Beijing - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi tidak akan menghadiri pertemuan para menlu G20 yang digelar di Rio de Janeiro, Brazil pada 21-22 Februari 2024.

"Menteri Luar Negeri Wang Yi, karena kepadatan jadwalnya, tidak dapat menghadiri pertemuan tersebut dan telah menunjuk Wakil Menteri Luar Negeri Ma Zhaoxu untuk mewakili Tiongkok," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning saat menyampaikan keterangan rutin kepada media di Beijing, Tiongkok pada Rabu.

G20 atau Group of Twenty adalah sebuah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa. G20 merupakan representasi lebih dari 60 persen populasi dunia, 75 persen perdagangan global dan 80 persen PDB dunia.

"G20 adalah forum utama kerja sama ekonomi internasional, bukan platform untuk menyelesaikan masalah geopolitik dan keamanan. Ini adalah konsensus G20," ungkap Mao Ning.

Ia berharap pertemuan para menteri luar negeri akan membantu meningkatkan solidaritas dan kerja sama serta berkontribusi terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi global.

Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brazil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Korea Selatan, Rusia, Prancis, Tiongkok, Turki dan Uni Eropa.

Sejumlah menteri luar negeri negara anggota G20 lain sudah mengonfirmasi kehadirannya dalam pertemuan tersebut antara lain Menlu Korea Selatan Cho Tae-yul, Menlu AS Antony Blinken, Menlu Jepang Yoko Kamikawa, Menlu Rusia Sergey Lavrov hingga Menlu Indonesia Retno Marsudi.

Di sela-sela forum G20, Menlu Retno direncanakan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Brazil Mauro Vieira. Dalam diskusi tersebut, keduanya membahas berbagai isu, termasuk kerja sama ekonomi dan situasi di Gaza.

Presidensi G20 Brazil 2024 yang dimulai pada 1 Desember 2023 terdiri dari 15 kelompok kerja (working group) dan melibatkan dua belas kelompok masyarakat di luar pemerintah (engagement group).

Tiga prioritas utama Presidensi adalah: (1) Pendirian aliansi global memerangi kelaparan dan kemiskinan; (2) Mobilisasi global mengatasi perubahan iklim; dan (3) Tata kelola dunia (global governance).

Presiden Brazil Lula Da Silva dalam kepemimpinannya di G20 berniat membentuknetwork of networksmelalui aliansi global. Aliansi ini akan menggerakkan lembaga-lembaga internasional dunia yang memiliki program mengatasi kelaparan dan kemiskinan, seperti Food and Agricultural Organization (FAO), WFP, dan Bank Dunia melalui 3 pilar, yakni nasional, keuangan, dan pengetahuan.

Brazil berambisi menghadirkan koordinasi global dalam memerangi kelaparan dan kemiskinan dengan berbagi pengalaman keberhasilan, bantuan teknis, dan keuangan antarnegara.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.