Harga Emas Naik Seiring dengan Terjadinya Pelemahan Dolar AS
Rabu, 21 Feb 2024, 06:17 WIBJakarta - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Selasa (Rabu pagi WIB) karena data pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April tercatat naik 15,70 dolar AS atau 0,78 persen menjadi ditutup pada 2.039,80 dolar AS per ounce.
China telah menurunkan suku bunga utama untuk kredit perumahan dalam rangka mendorong sektor properti. Hal tersebut berpotensi meningkatkan permintaan logam, sehingga mendukung kenaikan harga emas.
Kemudian, para pelaku pasar juga menanti pengumuman risalah pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral pada hari ini.
The Conference Board melaporkan bahwa Leading Economic Index (LEI) turun 0,4 persen pada bulan Januari setelah sempat menurun 0,2 persen pada bulan Desember. Para ekonom memperkirakan penurunan indeks yang lebih kecil, yakni 0,3 persen.
Terkait logam mulia perak, untuk pengiriman Maret turun 33,90 sen atau 1,44 persen menjadi ditutup pada 23,136 dolar per ounce. Harga platinum untuk pengiriman April naik 0,80 dolar AS atau 0,09 persen ditutup menjadi 914,30 dolar per ounce.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pontianak Alami Kepekatan Kabut Asap Super Ekstrem, Orangtua Tak Rela Anaknya Sekolah, Minta PJJ
-
Shell Umumkan Kenaikan Harga Solar Jadi Rp25.420 per Liter Mulai 1 September
-
Gibran Gandeng Mahasiswa UI Pulihkan Trauma Anak-anak Korban Gempa NTT
-
Pengabdi Setan 3: Origin Resmi Diproduksi, Joko Anwar Siapkan Babak Baru pada 2027
-
Kemendag: Harga Patokan Ekspor Emas Naik Seiring Peningkatan Permintaan Global
-
Alur Sungai 3.335 Meter Dikeruk! Ini Upaya PU Cegah Gagal Panen di Bengawan Jero
-
Era Industri, Warga Karawang Harus Menyiapkan Diri Hadapinya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.