Pemkab Pasaman Barat Imbau Warga Waspadai Kebakaran Lahan
Selasa, 20 Feb 2024, 16:53 WIBSIMPANG EMPAT - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kebakaran lahan pada musim kemarau saat ini.
"Di musim kemarau seperti saat ini kita imbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan perkebunan ataupun pertanian dengan membakar, karena hal itu bisa memicu terjadinya kebakaran," kata Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pasaman Barat Handoko di Simpang Empat, Selasa.
Selain pembukaan lahan. Handoko juga mengingatkan perlunya mitigasi kebakaran di pemukiman seperti mengawasi saat membakar sampah, memasak, dan menggunakan peralatan listrik yang standar termasuk pemasangan jaringan listrik secara prosedural.
Ia mengajak masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan apalagi yang dekat dengan pemukiman penduduk.
"Sebelum meninggalkan rumah atau berpergian agar terlebih dahulu dipastikan bahwa kompor telah dimatikan dan sambungan gas juga telah dicabut. Begitu juga dengan peralatan elektronik agar dicabut aliran arusnya," katanya.
Menurutnya hal- hal kecil harus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadinya kebakaran mengingat saat ini suhu panas di Pasaman Barat cukup ekstrim dengan suhu rata-rata setiap harinya berkisar di angka 36-38 derajat Celsius.
Kemudian, kepada pemilik toko atau tempat sarana umum diminta agar menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sehingga ketika terjadi kebakaran kecil dapat langsung ditangani dengan itu.
Ia juga mengingatkan pentingnya belajar melakukan penyelamatan diri dan evakuasi baik terhadap manusia harta benda dan hewan saat terjadi bencana termasuk kebakaran.
Pihaknya akan terus meningkatkan sosialisasi soal pencegahan kebakaran kepada masyarakat atau lembaga pendidikan lainnya.
Untuk kasus kebakaran, katanya, di Pasaman Barat memang jarang terjadi, namun baru-baru ini ada peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah kebun milik salah seorang warga di Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang.
"Kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa dan dampak terhadap yang lainnya karena api cepat bisa dipadamkan, namun ini menjadi peringatan bahwa kebakaran rumah bisa terjadi jika kita lalai," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Harga Cabai Rawit Rp47.300/Kg, Telur Ayam Rp30.350/Kg
-
Begini Kronologinya, Satu Warga Meninggal Saat Karhutla Melanda Ketapang
-
Pemkot Serang Cetak Wirausaha Muda Lewat Pertanian Hidroponik
-
Era Emas Sepak Bola Spanyol Dimulai
-
10 Catatan Penting dari Piala Dunia 2026: Format Baru Sukses, Spanyol Juara, hingga Kontroversi Tiket Mahal
-
Dukung Program Kementan, Sulsel Siapkan Pengembangan PM-AAS Seluas 91.340 Hektare.
-
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Polisi Sudah Tangkap Sejumlah Pelaku Karhutla.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.