Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda Perlu Terlibat Lawan Sindikat Perdagangan Orang

📅 Selasa, 20 Feb 2024, 13:56 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemda Perlu Terlibat Lawan Sindikat Perdagangan Orang Doc: Istimewa.
Ket. Kepala BP2MI, Benny Rhamdani (kiri) dalam acara Penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara BP2MI dengan Berbagai Lembaga di Jakarta, Selasa (20/2).

JAKARTA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) meminta kepala daerah membantu kerja pemerintah pusat dalam menindak tegas pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

"Kami minta daerah harus berkolaborasi menindak para pelaku perdagangan orang ini,"tegas Kepala BP2MI, Benny Rhamdani dalam acara Penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara BP2MI dengan Berbagai Lembaga di Jakarta, Selasa, (20/2).

Pentingnya peran Pemda menurut Benny sangat penting untuk mencegah keberangkatan illegal dari daerah daerah kantong PMI. Sebab, ada jutaan orang PMI yang berangkat secara tidak resmi dan jauh dari pantauan.

Tak hanya daerah, lanjut Benny, Kementerian atau lembaga terkait juga harus bisa diajak berkolaborasi sebab masalah TPPO ini melibatkan oknum yang memiliki atribusi kekuasaan.

Dia menyebut ada Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang di dalamnya juga memuat tentang ketentuan kewenangan daerah dalam mengurus PMI, bahkan kewenangan itu juga sampai di Pemerintah Desa.

Adapun pemerintah terang Benny pada tahun lalu telah membentuk Satuan Gugus Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) saat dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Lalu di BP2MI sendiri ada Satgas Sikat Sindikat Perdagangan Orang.

Data terakhir terang Benny, ada 4,9 jt pkerja migran di luar negeri yang berangkat secara resmi di luar negeri. Namun ada jutaan juga pekerja migran yang berangkat secara unprocedural atau ilegal.

"Namun negara juga tetap memantau pekerja yang sudah terlanjur berangkat secara tidak resmi, tidak hanya pekerja resmi sembari mengurangi jumlah keberangkatan yang tidak resmi itu,"ungkapnya.

BP2MI terang Benny akan terus meningkatkan kolaborasi dengan pihak untuk melawan TPPO. "Kita komitmen untuk memberantas penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia. Sikat sampai tuntas, kita memiliki undang undang TPPO. Kita tidak boleh membiarkan, sehingga negara jangan kalah dengan para sindikat," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.