FBI: Serangan Siber Tiongkok terhadap Infrastruktur AS Naik ke Skala yang Lebih Besar

Selasa, 20 Feb 2024, 00:01 WIB

WASHINGTON - Direktur FBI, Christopher Wray, pada Minggu (18/2), mengungkapkan bahwa upaya pemerintah Tiongkok untuk melakukan serangan siber pada infrastruktur AS dilaporkan telah mencapai tingkat yang lebih tinggi.

"Itu dilakukan dalam skala yang lebih besar dari yang pernah kita lihat sebelumnya," katanya dan menyebut itu sebagai ancaman besar terhadap keamanan nasional.

Ket. Foto: Tiongkok semakin banyak memasukkan senjata ofensif ke dalam infrastruktur penting yang siap menyerang AS, kapan pun Beijing memutuskan. — Sumber: Istimewa

Dilansir dari Wall Street Journal, Wray menyebutkan jaringan peretasan Tiongkok, Volt Typhoon, yang terungkap tahun lalu tidak aktif di dalam infrastruktur penting AS, dengan malware yang hanya perlu dipicu untuk mengganggu infrastruktur tersebut.

"Ini adalah puncak gunung es. Ini adalah salah satu dari banyak upaya yang dilakukan Tiongkok," kata Wray.

Tiongkok semakin banyak memasukkan senjata ofensif ke dalam infrastruktur penting yang siap menyerang kami kapan pun Beijing memutuskan waktunya tepat."

Komentar Wray muncul beberapa hari setelah OpenAI dan Microsoft mengatakan mereka telah menggagalkan upaya peretas yang disponsori negara dari Tiongkok dan empat negara lain yang mencoba menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) OpenAI untuk tujuan jahat .

"Meskipun kemampuan model kami saat ini untuk tugas-tugas keamanan siber berbahaya terbatas, kami percaya bahwa penting untuk tetap berada di depan ancaman yang signifikan dan terus berkembang," kata OpenAI dalam blognya.

"Untuk menanggapi ancaman ini, kami mengambil pendekatan multi-cabang untuk memerangi penggunaan platform kami oleh aktor-aktor jahat yang berafiliasi dengan negara."

Di antara insiden yang dikutip oleh perusahaan tersebut adalah Charcoal Typhoon, sebuah kelompok yang terhubung dengan Tiongkok, menggunakan layanan OpenAI untuk menghasilkan konten yang menurut perusahaan kemungkinan besar dimaksudkan untuk digunakan dalam kampanye "phishing".

Sementara itu, penelitian terbaru yang dilakukan oleh PYMNTS Intelligence menemukan bahwa sebagian besar, ??40% konsumen menginginkan perlindungan data yang lebih besar saat bertransaksi online.

"Fakta bahwa para penggemar digital , yang lebih cenderung menggunakan fitur belanja digital, juga memprioritaskan perlindungan data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kesadaran di kalangan kelompok ini tentang risiko yang terkait dengan transaksi online dan pentingnya menjaga informasi pribadi," tulis PYMNTS.

"Temuan ini menggarisbawahi perlunya dunia usaha untuk memprioritaskan langkah-langkah perlindungan data yang kuat untuk memenuhi kebutuhan dan kekhawatiran kelompok ini."

Selain itu, penelitian menemukan bahwa 77 persen konsumen mengatakan bahwa keamanan data yang kuat merupakan faktor penting yang mempengaruhi kesediaan mereka untuk menggunakan brankas pembayaran dan kredensial. Dan 58 persen mengatakan mereka setidaknya berpeluang melakukan bisnis dengan pedagang yang menghubungkan layanan mereka dengan brankas pembayaran dan kredensial.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.