Wisata Pantai Merak-Baluran Situbondo Ditutup Sementara
Senin, 19 Feb 2024, 17:41 WIBSitubondo -- Pengelola Balai Taman Nasional Baluran Situbondo, Jawa Timur, giliran menutup sementara kunjungan wisata Pantai Merak-Baluran dari pintu masuk Pos Watunumpuk (pintu masuk dua) untuk pemulihan kawasan.
Humas Balai Taman Nasional Baluran Situbondo Joko Mulyono menjelaskan penutupan sementara kunjungan wisata dari pintu masuk Pos Watunumpuk Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, itu sudah berlangsung sejak Kamis (15/2).
"Memang bergiliran, sesuai rencana awal kunjungan wisata pintu utama ditutup sebulan dan selanjutnya dari sisi barat Pos Watunumpuk sejak beberapa hari lalu juga ditutup setelah pintu utama wisata dibuka kembali," katanya di Situbondo, Jawa Timur, Senin.
Pantai Merak-Baluran di Dusun Labuhan Merak, Desa Sumberwaru, berada di kawasan konservasi Taman Nasional Baluran, dikenal menjadi tujuan wisata pantai itu juga ditutup sementara untuk pemulihan kawasan.
Objek wisata pantai Merak-Baluran yang masih dalam satu kawasan itu, di antaranya Pantai Sijile, Pantai Bilik, Pantai Merak, Pantai Lempuyang, Pantai Kakapa, Pantai Balanan, Pantai Sirondo dan Pantai Batu Hitam.
"Khusus ke wisata Pantai Merak-Baluran ditutup sementara sekitar satu minggu, karena pengunjung wisata tidak sebanyak melalui pintu utama Taman Nasional Baluran. Pada tanggal 21 Februari mendatang kami buka kembali," kata Joko.
Pos Jaga Rencana Pengelolaan Taman Nasional Baluran Watunumpuk menjadi pintu masuk dua ke wisata di kawasan suaka margasatwa tersebut. Di pos ini, sekaligus tempat pembelian tiket masuk pengunjung.
Sekitar 15 menit perjalanan dari pos pembelian tiket masuk, pertama kali akan disuguhi pemandangan Pantai Bilik. Di pantai ini, bisa menjadi tempat istirahat wisatawan sembari menikmati keindahan pantai yang masih alami. Di Pantai Bilik ini terbagi menjadi dua, yaitu teluk bilik dan semenanjung bilik.
Tak jauh dari Pantai Bilik, ke arah barat daya sekitar 2 kilometer, adalah Pantai Sijile. Pantai berpasir putih, dan punya dua muara yang terpecah daratan dan membentuk seperti lidah menjulur. Laut di Sijile juga penuhi terumbu karang, hingga hutan bakau dan view Gunung Baluran.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Tanpa Reindustrialisasi, Indonesia Terjebak Krisis Pekerjaan Formal
-
Kemenpar dan Kemenkum Berkolaborasi Lindungi Kekayaan Intelektual Pariwisata
-
Ekonomi Kreatif Digenjot, Pemerintah Siapkan KUR Berbasis Kekayaan Intelektual
-
Pemkot Depok Soroti Jaminan Sosial Pekerja Rentan
-
Yogyakarta Benahi Sungai demi Dorong Wisata Arung Jeram
-
Menpar: Pariwisata Indonesia Berada di Jalur Pertumbuhan Positif
-
Perhatian! Musim Kemarau Datang, Penting Jaga Kebersihan Kondensor AC Mobil Anda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.