Perenang Ukraina Juara Dunia

Senin, 19 Feb 2024, 06:57 WIB

DOHA - Vladyslav Bukhov asal Ukraina membuat kejutan ketika merebut gelar renang dunia pertamanya di Doha, Minggu (18/2). Bukhov kemudian mengatakan Russia "sama sekali tidak" diizinkan di Olimpiade Paris.

Perenang berusia 21 tahun itu mengalahkan dua juara dunia sebelumnya untuk memenangkan gaya bebas 50 m putra, dia mengatakan persiapannya sangat sulit.

Ket. Foto: Bukhov naik podium I Vladyslav Bukhov dari Ukraina berpose dengan medalinya di podium nomor renang gaya bebas 50m putra pada Kejuaraan Akuatik Dunia 2024 di Aspire Dome di Doha, Minggu (18/2). — Sumber: Oli SCARFF / AFP

"Sulit. Sangat sulit," ujarnya. Dia berlatih sementara roket Russia terbang mengitari kolam renang. Dia tidak pernah tahu apakah tetap hidup atau tidak. "Ini sulit bagi semua warga Ukraina," sambungnya.

Ketika ditanya apakah Russia harus berkompetisi di Olimpiade Paris, dia menjawab, "Sama sekali tidak. Saya ingin mengatakan bahwa Russia berbahaya dan tidak boleh didukung untuk ikut dalam persaingan."

Bukhov memiliki waktu reaksi paling lambat saat start, tetapi merebut medali emas kejuaraan dunia pertamanya. Dia mengalahkan juara bertahan asal Australia Cameron McEvoy dengan selisih seperseratus detik. Ben Proud asal Inggris, pemenang dua tahun lalu di Budapest, tertinggal 0,09 detik.

"Sangat ketat. Tidak pernah tahu siapa yang menang," ujar Bukhov. Dia baru saja melakukan pekerjaan. Ratu sprint Sarah Sjostrom mengoleksi gelar juara dunianya yang ke-13 ketika memenangkan nomor 50 m gaya kupu-kupu putri.

Perenang Swedia, yang merebut gelar juara dunia pertamanya tahun 2009 di Roma, menang dengan catatan waktu 24,63 detik. Dia finis 0,81 detik di depan perenang Prancis Melanie Henique. Farida Osman dari Mesir berada di urutan ketiga.

Atlet berusia 30 tahun ini tetap menjadi satu-satunya wanita yang memiliki waktu lebih cepat dari 25 detik di nomor tersebut. Ada 12 gelar individu Sjostrom yang semuanya diraih dalam nomor 50 m atau 100m baik gaya bebas atau gaya kupu-kupu. Namun, dia mengundurkan diri dari nomor 100m gaya bebas di Doha. Kemenangan kali ini merupakan gelar juara dunia gaya kupu-kupu 50 m keenam berturut-turut.

"Saya tidak ingin serakah. Lihatlah semua medali yang telah saya menangkan. Anda akan tahu mengapa saya tidak perlu mengikuti banyak perlombaan lagi," ujar Sjostrom. Henique dan Osman masing-masing meraih medali kejuaraan dunia ketiga, tapi belum ada yang meraih medali emas.

Henique meraih medali perak di belakang Sjostrom dua tahun lalu. Osman memiliki tiga perunggu dalam perlombaan yang semuanya dimenangkan Sjostrom. Perenang Amerika Serikat Claire Curzan menyapu bersih gaya punggung individu putri saat memenangkan nomor 200 m.

Atlet Amerika Serikat berusia 19 tahun itu menambahkan koleksinya usai meraih medali emas gaya punggung 50 m dan 100 m. Dia memenangkan nomor 200 m dengan catatan waktu 2 menit 5,77 detik. Curzan unggul 1,26 detik atas perenang Australia berusia 17 tahun Jaclyn Barclay dan Anastasiya Shkurdai, atlet renang Belarusia yang tampil sebagai negara netral, di posisi ketiga.

Perenang berusia 19 tahun lainnya, Diogo Ribeiro, menyapu bersih gaya kupu-kupu putra. Dia menambah gelar 100m ke gelar 50m yang telah diraihnya. Perenang asal Portugal itu menang dengan catatan waktu 51,17 detik, unggul 0,121 detik atas perenang Austria Simon Bucher.

Perenang Italia, Simona Quadarella, merebut juara saat mengalahkan perenang Jerman Isabel Gose di putaran terakhir untuk memenangkan nomor 800 m gaya bebas dengan catatan waktu 8:17.44. Erika Fairweather dari Selandia Baru meraih perunggu tertinggal hampir lima detik.

Dengan absennya perenang Amerika Serikat Katie Ledecky, yang mendominasi perlombaan renang putri terlama dalam satu dekade terakhir untuk fokus ke Olimpiade, Quadarella juga merebut medali emas nomor 1.500 gaya bebas. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.