Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Palu: Pasar pangan segar bentuk edukasi kepada warga

📅 Senin, 19 Feb 2024, 21:45 WIB | Oleh:
Pemkot Palu: Pasar pangan segar bentuk edukasi kepada warga Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu
Ket. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu Zulkifli meninjau ketersediaan bahan pangan di tingkat pedagang di Pasar tradisional Manonda Kota Palu, Senin (19/2/2024).

Palu - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah menyebutkan pasar pangan segar aman (Pas aman) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung di Pasar Tradisional Masomba Palu merupakan bentuk edukasi kepada warga terhadap keamanan pangan saat di konsumsi."Pemerintah Kota Palu mendukung langkah ini untuk keamanan pangan, dan ini sangat bermanfaat untuk mengenal lebih jauh pangan yang sehat," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Palu Zulkifli saat peluncuran program pasar pangan segar aman di Palu, Senin.Menurut dia, upaya yang dilakukan pemerintah sebagai upaya menjamin keamanan pangan yang beredar di masyarakat, terutama pada pasar-pasar tradisional.Melalui program tersebut diharapkan produsen, pedagang dan masyarakat memahami pentingnya pangan segar yang aman, baik dari cemaran pestisida, logam berat, maupun mikroba."Kegiatan ini merupakan inisiasi BadanPangan Nasional yang diintegrasikan ke daerah. Kami mengapresiasi langkah Pemprov Sulteng yang telah memilih Kota Palu sebagai salah satu lokus program," ujarnya.Ia menilai, pangan aman dan segar perlu diwujudkan dari hulu hingga hilir, dalam artian, pangan diproduksi oleh petani sebisa mungkin mengurangi pemakaian pestisida dalam pengembangannya, sehingga kualitas keamanan pangan saat di konsumsi selalu terjaga.Oleh sebab itu, dalam kegiatan produksi paling tidak menggunakan pupuk organik untuk menyuburkan tanaman, kemudian ditingkat pedagang perlunya menghindari penggunaan bahan-bahan pengawet untuk menjaga daya tahan produk."Tentunya Pemkot Palu juga melakukan pengawasan bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terhadap peredaran pangan baik yang dijual di pasar tradisional maupun tempat lain," tutur Zulkifli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.