BMKG: Tujuh Daerah di Banten Berpotensi Hujan Sedang pada Siang Hari
Minggu, 18 Feb 2024, 18:08 WIBSERANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebutkan tujuh daerah di wilayah Banten berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Minggu (18/2) siang.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang Tatang Rusmana, di Serang, Minggu, mengatakan tujuh daerah di wilayah Banten berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada siang hari dengan suhu udara rata-rata 24-33 derajat Celsius dan tingkat kelembapan 65-95 persen.
Selain itu, kata dia, angin bergerak dari arah barat laut hingga utara dengan kecepatan 5-20 kilometer per jam.
Ia mengatakan ketujuh wilayah Banten yang berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada siang hari terjadi di Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Sedangkan Kota Cilegon, kata dia, berawan hingga cerah dengan suhu udara 24-33 derajat Celcius dan tingkat kelembapan 60-90 persen. Namun pada pagi hari seluruh wilayah Banten berpotensi cerah hingga berawan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini waspada hujan lebat disertai angin kencang dan petir yang terjadi di enam wilayah di Banten yaitu di Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang.
Cuaca buruk berpotensi yang terjadi di enam daerah di wilayah Banten pada sore hari itu bisa menimbulkan bencana alam hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, pergerakan tanah, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Selain itu BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kepada pelaku pelayaran, khususnya perahu nelayan dan kapal tongkang yang melintasi perairan selatan Banten, Samudera Hindia selatan Banten, Selat Sunda bagian selatan, karena tinggi gelombang di perairan itu berkisar 1,25 - 2,50 meter di pesisir pantai di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.
Sementara itu penyeberangan Merak (Banten) dan Bakauheni (Lampung) relatif aman dan normal karena tinggi gelombang di perairan Selat Sunda bagian utara mencapai 1,25 meter (sedang). Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Opik
Berita Terkait:
-
Sawah terdampak kekeringan di Banten
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih
-
Kemenkes Minta RSUP Ngoerah Ubah Pola Pikir Tenaga Kesehatan
-
Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga, 4 Jembatan Gantung Dibangun di Banten Tahun 2026
-
Pemprov DKI Bongkar JPO Lama Rasuna Said, Beralih ke JPO Integrasi
-
Bupati Lombok Timur Sebut Kehadiran Dokter Penentu Kemajuan SDM dan Kesehatan Masyarakat.
-
Penyerahan Santunan oleh PT Taspen dan Bank Mandiri Taspen kepada Ahli Waris Almarhum Rachmat Gobel
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.