Tangerang Stok Pupuk Subsidi 11,5 Juta Ton

Rabu, 07 Feb 2024, 04:00 WIB

TANGERANG - Untuk memenuhi kebutuhan para petani, Pemkab Tangerang membuat stok hampir 11,5 juta ton pupuk bersubsidi. Stok dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP.

"Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan para petani selama masa tanam awal tahun ini," jelas Kepala Penyuluh Pertanian Muda DPKP Kabupaten Tangerang, Sahri, Selasa (6/2). Dia menerima menerima stok pupuk dari pemerintah pusat lewat Provinsi Banten. Jatah ini aman untuk memenuhi kebutuhan para petani.

Ket. Foto: Ilustrasi - Pekerja saat menyusun tumpukan pupuk bersubsidi — Sumber: Antara

Sahri menyampaikan, dari total stok pupuk bersubsidi sebanyak 11.422.500 ton itu terbagi dari dua jenis pupuk. Pertama, pupuk Urea sebanyak 7.010.000 ton dan NPK 4.412.500 ton.

"Jadi tahun ini kita mendapat dua alokasi jenis pupuk: urea dan NPK," katanya, seperti dikutip Antara. Sahri menjelaskan, apabila nanti ada petani mengalami kesulitan mendapat pupuk, dipersilakan melapor kepada petugas lapangan kecamatan.

Untuk teknis mendapat pupuk sekarang berbeda. Dulu sistemnya melalui produsen, pupuk lalu dibagikan sesuai dengan kebutuhan. Tapi, sekarang sistemnya secara elektronik melalui kartu tani Indonesia.

Dalam hal ini, para petani yang memerlukan pupuk tersebut akan diberikan jatah sesuai dengan kebutuhan musim tanamnya. Para petani sebelum membeli pupuk harus memesan dulu. "Jadi, untuk teknis pengambilan pupuk bersubsidi hanya dikhususkan bagi petani yang terdaftar dalam kelompok tani," ujar Sahri.

Dia juga menyebutkan, untuk sistem transaksi saat ini dilakukan secara elektronik. Namun, memang proses tersebut masih menjadi kendala para petani. Sebab tidak sedikit dari mereka yang mengerti cara bertransaksi pemesanan pupuk itu.

Oleh karenanya, Sahri pun melalui petugas lapangan dan ketua kelompok tani (poktan), terus menyosialisasikan secara bertahap cara dan teknis pengambilan atau pembelian pupuk bersubsidi tersebut. "Saya akui, masih banyak petani belum mengerti cara memakai Kartu Tani Indonesia. Padahal kartu sudah diberlakukan sejak tahun lalu oleh pemerintah pusat. Maka, kita akan kembali menyosialisasikan," tuturnya.

Pertanian Terpadu

Adapun untuk harga pupuk, menurut Sahri, masih tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Harga HET pupuk Urea 2.250 per kilogram. Sedangkan, untuk pupuk NPK 2.300 per kilogram.

Sebelumnya, Pemkab Tangerang memperkenalkan pertanian terpadu kepada para petani agar dapat memberikan hasil lebih baik. "Ini bisa menjadi integrated farming, pertanian terpadu berkelanjutan. Jadi, bukan hanya tanaman tetapi juga perikanan dan bahkan ternak ayam atau bebek," kata Pejabat Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono.

Andi menjelaskan, sistem pola pertanian terpadu berkelanjutan atau integrated farming adalah salah satu program prioritasnya untuk meningkatkan produksi petani. Selain itu, pola pertanian terpadu juga dapat membantu menekan dan mengantisipasi inflasi daerah.

Pemkab mengapresiasi Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji yang sudah berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang mengembangkan pola pertanian terpadu. Mereka mengembangkan penanaman bibit cabai di lahan 6.000 meter.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.