Bantul Segera Laksanakan Pembangunan pada APBD 2024
Rabu, 31 Jan 2024, 16:21 WIBBANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, segera mulai melaksanakan pembangunan daerah yang telah direncanakan semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintahan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024.
"Ini adalah dimulainya pengadaan secara simbolis meskipun beberapa kegiatan sudah berjalan. Dan ini juga menjadikan momentum bahwa kegiatan pembangunan di Kabupaten Bantul segera dimulai," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budi Rahardjo usai Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Tahun 2024 di Bantul, Rabu.
Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat terutama di Kabupaten Bantul berkesempatan untuk menikmati perkembangan pembangunan maupun untuk kegiatan percepatan perekonomian di Kabupaten Bantul.
"Karena dengan pengumuman pengadaan barang dan jasa ini, kita akan melaksanakan sebuah kegiatan pembangunan dengan nilai pengadaan barang jasa sebesar Rp1,19 triliun, cukup banyak untuk sekaliber Kabupaten Bantul," katanya.
Dia berharap, nilai pembangunan telah menjadi program dan kegiatan di Bantul pada tahun 2024 tersebut harapannya akan menggerakkan perekonomian di Bantul, dan perekonomian yang telah berjalan semakin terakselerasi.
"Dan dengan dimulainya pengadaan barang jasa tentu semua lembaga usaha, semua UMKM, koperasi dan pengelola jasa usaha yang lain itu bisa melakukan pergerakan, karena kemudian bisa bersama sama melaksanakan pembangunan di Bantul dengan nilai hampir Rp1,2 triliun," katanya.
Sekda mengatakan, total paket pembangunan di Bantul pada 2024 sebanyak13.200paket, terdiri dari10.933paket yang dilaksanakan melalui penyedia dengan nilai Rp725 miliar, dan 2.267 paket akan dilaksanakan secara swakelola dengan nilai sebesar Rp470 miliar.
"Cukup banyak paket dengan beberapa metode. Jadi banyak cara yang bisa kita lakukan, ada yang dilaksanakan secara tender maupun seleksi, yang tender kita catat ada 176 paket, seleksi sebanyak 10 paket, kemudian e-purchasing itu 942 paket dan penunjukan langsung 9.426 paket," katanya.
Dia berharap, dengan pengumuman Rencana Umum Pengadaan ini dapat memberikan informasi kepada masyarakat dan stakeholder tentang rencana pembangunan dan memperlancar proses pengadaan barang dan jasa di Bantul.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Aneh Tapi Nyata, Seorang Ayah Diduga Terlibat dalam TPPO pada Anak Kandungnya
-
BPBD Kalsel Tunggu Rekomendasi BMKG untuk Perpanjangan Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla.
-
Skandal Hollywood: Hard Drive Film Spionase Perang Dunia II Nicolas Cage Dicuri, Netflix Digugat $105 Juta
-
Lolos ke Babak 16 Besar, Fajar/Fikri Tak Ingin Terbebani Status Juara Bertahan di China Open 2026
-
Menko Airlangga Usulkan Target Kredit UMKM Naik Jadi Rp2.000 Triliun
-
Jelang Musim Baru Liga Inggris, Iraola Peringatkan Liverpool soal Konsistensi
-
Otorita IKN Ajak Pesisir Makin Hijau Lewat Gerakan Rehabilitasi Mangrove
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.