- Home
-
- Luar Negeri
-
- Mantan PM Pakistan Imran K...
Mantan PM Pakistan Imran Khan Divonis 10 Tahun Penjara
Selasa, 30 Jan 2024, 15:33 WIBJAKARTA - Mantan perdana menteri Pakistan Imran Khan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara karena membocorkan rahasia negara.
Dikutip dari BBC, Imran Khan yang digulingkan lawan-lawannya pada 2022, telah menjalani hukuman tiga tahun penjara setelah dinyatakan bersalah melakukan korupsi. Namun dia mengatakan semua tuduhan terhadapnya bermotif politik.
Hukuman berdasarkan undang-undang rahasia itu dijatuhkan seminggu sebelum pemilihan umum. Khan dilarang mencalonkan diri lagi dalam pemilu.
Mantan Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi juga dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh pengadilan khusus.
Kasus ini berkisar pada dugaan kebocoran korespondensi diplomatik rahasia yang dikirim oleh duta besar Pakistan di Washington ke Islamabad ketika Khan menjadi perdana menteri.
Khan menuduh kabel tersebut berisi ancaman dari Amerika Serikat yang ingin menggulingkan pemerintahannya. Tuduhan yang dibantah Washington.
Partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) yang dipimpin Khan mengatakan akan menentang putusan pengadilan tersebut dan menyebutnya sebagai "kasus palsu".
Pemilihan umum akan diadakan pada 8 Februari, PTI dilarang untuk berkampanye.Khan dipenjara sejak Agustus dan sedang menghadapi sejumlah kasus hukum.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Ketahanan Siber dan Tata Kelola AI Jadi Fondasi Kepercayaan Bisnis di Era Ekonomi Digital
-
Terpilih sebagai Rais Am PBNU 2026-2031, Kiai Miftahul Akhyar Diminta Rangkul Seluruh Potensi NU
-
Kebakaran Besar Hanguskan Lapak di Srengseng Jakbar, Tak Ada Korban Jiwa
-
Perkuat Pencarian 57 Lagi Korban KM Virgo, Basarnas Kerahkan 1.042 Personel
-
Presiden Prabowo Serahkan Bantuan 160 Unit Becak Listrik di Kota Bogor
-
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan
-
Rasa Aman Jadi Fondasi Penting bagi Perempuan di Dunia Kerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.