• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Rasa Aman Jadi Fondasi Pen...

Rasa Aman Jadi Fondasi Penting bagi Perempuan di Dunia Kerja

Minggu, 17 Mei 2026, 17:10 WIB

JAKARTA — Perempuan kini semakin selektif dalam memilih lingkungan kerja. Tidak hanya mempertimbangkan peluang karier dan jenjang profesional, rasa aman di tempat kerja juga dinilai menjadi faktor utama yang menentukan kenyamanan dan produktivitas dalam bekerja.

Di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang, lingkungan kerja yang sehat dinilai tidak hanya hadir melalui aturan tertulis, tetapi juga tercermin dalam budaya sehari-hari, seperti sikap saling menghargai, komunikasi profesional, hingga ruang yang mendukung individu untuk menjadi diri sendiri.

Ket. Foto: Perempuan dalam dunia kerja. Lingkungan kerja yang aman dan suportif dinilai menjadi fondasi penting bagi perempuan untuk berkembang, berkontribusi, dan membangun karier secara optimal. — Sumber: Semen Merah Putih

Bagi banyak perempuan, lingkungan kerja yang aman menjadi tempat untuk menyampaikan ide, berinteraksi, dan berkontribusi tanpa rasa khawatir terhadap penilaian yang tidak adil. Kondisi tersebut dinilai penting agar perempuan dapat bekerja secara maksimal dan lebih percaya diri dalam menjalankan perannya.

Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma, mengatakan rasa aman di tempat kerja menjadi fondasi penting bagi setiap individu untuk berkembang, terutama bagi perempuan yang bekerja di industri yang masih didominasi laki-laki.

“Tempat kerja adalah rumah kedua bagi banyak dari kita—tempat untuk belajar dan berkembang. Karena itu, penting bagi lingkungan kerja untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman seperti di rumah,” ujarnya dalam keterangan resmi pada hari Selasa (13/5).

Menurut Nyiayu, pengalaman bekerja di industri infrastruktur membuatnya melihat secara langsung pentingnya lingkungan kerja yang suportif bagi perempuan. Ketika rasa aman hadir, perempuan dinilai dapat lebih percaya diri dalam menyampaikan perspektif dan berkontribusi dalam kolaborasi kerja.

Ia menambahkan, budaya kerja yang sehat tidak hanya dibangun melalui kebijakan perusahaan, tetapi juga melalui kebiasaan sehari-hari, mulai dari cara berkomunikasi, memahami batasan personal, hingga membangun kesadaran bersama untuk menjaga kenyamanan di lingkungan kerja.

Fenomena ini juga semakin terlihat di kalangan generasi muda yang kini tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga lingkungan kerja yang mendukung secara emosional dan profesional.

Seiring meningkatnya perhatian terhadap isu tersebut, rasa aman kini dinilai bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan bagian penting dari ekspektasi perempuan terhadap dunia kerja modern.

Lingkungan kerja yang aman, menurutnya, menjadi ruang bagi perempuan untuk berkembang tanpa rasa khawatir, tanpa hambatan yang tidak perlu, serta memiliki kesempatan yang sama untuk bertumbuh dan mengambil peran kepemimpinan.

  • Kesetaraan Gender
  • generasi muda
  • semen merah putih
  • kepemimpinan perempuan
  • perempuan di dunia kerja
  • rasa aman di tempat kerja
  • lingkungan kerja sehat
  • Nyiayu Chairunnikma
  • workplace culture
  • perempuan karier
  • budaya kerja positif
  • lingkungan kerja suportif
  • profesionalisme kerja
  • keamanan kerja perempuan
  • pengembangan karier

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.