Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Infrastruktur Berkelanjutan Penting bagi Ketahanan Pangan

📅 Selasa, 30 Jan 2024, 11:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Infrastruktur Berkelanjutan Penting bagi Ketahanan Pangan Doc: ISTIMEWA
Ket. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Sua­hasil Nazara.

JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan infrastruktur berkelanjutan berperan penting dalam upaya penguatan ketahanan pangan. Wamenkeu menjelaskan pemerintah berhasil mengantisipasi dampak El Nino sejak awal 2023 dengan baik melalui berbagai intervensi kebijakan di bidang pangan.

"Dalam beberapa bulan terakhir, kita mengalami tantangan pangan yang sangat serius dan kita punya pekerjaan rumah untuk angka inflasi pangan bergejolak (volatile food). Inilah salah satu motivasi mengapa menurut saya infrastruktur berkelanjutan untuk ketahanan pangan sangatlah penting," kata Suahasil saat kegiatan IIF's Anniversary Dialogue bertema The Dynamics of Sustainable Infrastructure Financing and Its Roles in Achieving Food Security di Jakarta, Senin (29/1).

Sepanjang musim kemarau, Kementerian Keuangan melakukan banyak intervensi kebijakan yang berbeda terhadap sektor pangan dan infrastruktur. Selain itu, Kementerian Keuangan juga memastikan bahwa masyarakat, petani, hingga konsumen terlindungi dengan baik dari kenaikan harga.

Untuk itu, Wamenkeu menilai infrastruktur berkelanjutan untuk ketahanan pangan menjadi sangat penting. Bukan hanya di sektor pangan, infrastruktur berkelanjutan juga penting untuk sektor lainnya, seperti air bersih, sanitasi, dan energi.

Katalisator Pembangunan

Sebagai salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, Wamenkeu melihat PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memiliki peran penting sebagai katalisator pembangunan infrastruktur di Indonesia melalui aktivitas pembiayaan yang disalurkan.

Untuk itu, Wamenkeu meminta PT IIF dapat melihat berbagai tantangan yang ada secara komprehensif, kemudian memberikan solusi pembiayaan infrastruktur yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), lanjut dia, PT IIF dapat terus bersinergi dan bekerja sama dengan meningkatkan partisipasi swasta dan mitra internasional.

Di samping itu, Wamenkeu berharap PT IIF juga dapat membagikan pengalamannya di komunitas dan forum internasional dalam menghasilkan pembiayaan infrastruktur yang berkelanjutan untuk Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.