Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinporabudpar Targetkan 2,75 Juta Wisatawan ke Banyumas

📅 Selasa, 30 Jan 2024, 16:37 WIB | Oleh:
Dinporabudpar Targetkan 2,75 Juta Wisatawan ke Banyumas Doc: ANTARA/HO-BLUD UPT Lokawisata Baturraden
Ket. Arsip foto - Sejumlah wisatawan bersantai bersama keluarga di Taman Apung Mas Kemambang, Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

PURWOKERTO - Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menargetkan 2,75 juta wisatawan mengunjungi berbagai objek wisata di wilayah itu pada 2024.

"Target kunjungan wisatawan tersebut kembali seperti sebelum pandemi COVID-19. Kalau target 2023 memang masih menyesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19, yakni 1,7 juta wisatawan dan dapat terlampaui hingga kisaran 3 juta orang karena adanya event," kata Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas Wardoyo di Purwokerto, Banyumas, Selasa.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya akan menggandeng pihak ketiga dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyumas agar target tersebut dapat tercapai.

Menurut dia, hal itu dilakukan karena adanya keterbatasan anggaran untuk kegiatan promosi pariwisata yang dimiliki Dinporabudpar Kabupaten Banyumas.

Selain itu, kata dia, pihaknya berupaya memaksimalkan kunjungan wisatawan pada momentum Lebaran 2024 meskipun masih dalam suasana pasca-Pemilu 2024.

"Memang Pemilu 2024 akan digelar pada tanggal 14 Februari, namun suasana pemilu diperkirakan masih dirasakan hingga momentum lebaran pada bulan April mendatang," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, jumlah kunjungan wisatawan pada masa libur Lebaran 2024 diharapkan sama seperti saat momentum Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 yang sebanyak 275.634 orang, baik di objek wisata milik Pemerintah Kabupaten Banyumas maupun swasta.

Kendati demikian, dia mengakui momentum liburan pada masa Natal dan tahun baru berbeda dengan liburan saat Lebaran.

"Saat liburan Natal dan tahun baru biasanya berbarengan dengan liburan sekolah, sehingga kunjungan wisatawan merata setiap hari," katanya.

Akan tetapi saat lebaran, kata dia, biasanya terjadi penumpukan kunjungan wisatawan pada hari-hari terakhir masa liburan, sehingga hal itu harus diantisipasi.

Menurut Wardoyo, salah satu langkah antisipasi yang dilakukan adalah perawatan terhadap sarana dan prasarana objek wisata demi memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.