• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • SMAN 8 Jakarta Kembali Gel...

SMAN 8 Jakarta Kembali Gelar TeSIS 2024 di Purbalingga

Kamis, 25 Jan 2024, 11:55 WIB

JAKARTA - SMA Negeri 8 Jakarta (Smandel) kembali menggelar kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang bernama TeSIS atau Temu Ilmiah dan Sosial Smandel. TeSIS merupakan salah satu program unggulan sekolah tersebut sudah berlangsung lebih dari 20 tahun.

TeSIS memadukan kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilakukan di dalam kelas menjadi kegiatan penelitian di luar kelas dan penyusunan karya ilmiah.

Ket. Foto: SMAN 8 Jakarta kembali menggelar kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang bernama TeSIS atau Temu Ilmiah dan Sosial Smandel. — Sumber: istimewa

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi berkesempatan hadir dan memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan TeSIS 2024. Dalam sambutannya, ia berpesan agar peserta TeSIS bisa belajar kehidupan di desa dan melihat kemajuan di desa tersebut.

"Selamat melakukan observasi adik-adik semua. Tetap sehat dan tetap semangat," kata Dyah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/1).

Tahun ini, TeSIS diselenggarakan di Desa Serang, Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung mulai Rabu (24/1) hingga Sabtu (27/1) dan diikuti oleh seluruh siswa kelas XI Smandel Jakarta.

Sebanyak 348 siswa akan merasakan suasana desa, berbaur dengan penduduk, dan tinggal di rumah penduduk. Dua orang siswa akan melakukan TeSIS di sekitar lingkungan rumah masing-masing. Pemilihan tempat ini sesuai dengan keinginan siswa.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 8 Jakarta Mukhlis yang mendampingi peserta selama TeSIS berlangsung menyampaikan pesan, agar para siswa giat dengan kegiatan keilmiahan. Sehingga kegiatan ilmiah dan kegiatan sosial menyatu.

"Tagline SMAN8 Jakarta: "Generasi Emas, Cerdas, Tangguh, Peduli" ini merupakan tanggung jawab bagi angkatan-angkatan akan datang. Kenapa? karena mereka akan menjadi generasi pemimpin bangsa. Jadi harus siap kondisi seperti apa di masyarakat. TeSIS merupakan salah satu bentuk upaya itu. Hingga saat ini hanya SMAN 8 Jakarta yang memiliki kegiatan TeSIS," katanya.

Diungkapkan Mukhlis dalam sambutannya, pihak lain yang diajak kolaborasi dalam kegiatan ini diharapkan dapat mengambil nilai positif yang dapat dikembangkan di kemudian hari.

"Kami berharap kegiatan kolaborasi yang dimunculkan menjalin persatuan dan kesatuan diantara anak didik. Kedepannya, mereka akan menjadi calon-calon pemimpin baik untuk daerah dan tingkat internasional. Semoga Allah meridhoi TeSIS ini," katanya.

Ketua TeSIS 2024 Edy Pramono menambahkan, terdapat hal unik dan menarik dalam kegiatan TeSIS kali ini. SMAN 8 akan berkolaborasi dengan dua sekolah lainnya yakni SMAN 1 Cirebon Jawa Barat dan SMAN 1 Bobotsari Jawa Tengah.

"Kolaborasi ini selain untuk memberikan pengalaman, juga memberi kesempatan bagi para siswa untuk bergaul, belajar dan bekerja sama dalam tim dengan siswa dari sekolah lain, bisa jadi model TeSIS SMAN 8 ditiru sekolah tersebut, nggak masalah, karena ini sesuatu yang baik," katanya.

Edy mengungkapkan TeSIS yang digelar SMAN 8 merupakan kegiatan unggulan, dan sekolahnya mungkin satu-satunya SMA Negeri yang mampu terus menerus melakukan kegiatan ilmiah yang digabung dengan program pengabdian masyarakat.

Dalam kegiatan TeSIS 2024 juga akan dilakukan kegiatan menanam seribu pohon yang didukung Kementerian Lingkungan Hidup.

"Penanaman pohon ini sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan kita bersama pada bumi dan menjaga kelestarian masa depan bumi kita," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Perwakilan Komite Angkatan 2025 yang dikenal dengan Forum Komunikasi Orang Tua Siswa Generasi Emas (FORSA25) Eva Fauziah mengatakan, sejak awal diskusi rencana pelaksanaan TeSIS ini sangat dinamis, melihat situasi pandemi, kekhawatiran orang tua, pendanaan, kesiapan anak-anak, pemilihan lokasi, dan lain-lain.

"Berbagai opsi dan pertimbangan bolak balik diolah, demi mencapai tujuan besar diadakannya kegiatan TeSIS itu sendiri, yaitu sebagai ajang pembekalan anak SMAN 8, untuk meneliti dan bersosialisasi, serta berbagi dengan masyarakat di luar lingkungan sekolah," katanya.

Sedangkan Ketua Panitia TeSIS yang juga orang tua siswa, drg. Citra Sari Lihu mengatakan, pihak orang tua murid mendukung sepenuhnya penyelenggaraan kegiatan ini sebagai salah satu media siswa dalam bersosialisasi dengan masyarakat dan lingkungan. Dengan kegiatan TeSIS ini, siswa dapat belajar menulis karya tulis ilmiah yang akan menjadi bekal untuk perkuliahan nanti.

"Dalam pelaksanaan TeSIS, kami selaku orang tua murid SMAN 8 Jakarta turut serta dalam menyusun rencana pelaksanaan kegiatan TeSIS yang diadakan di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga dan turut serta melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah daerah dan karang taruna Desa Serang, baik dari segi penyiapan akomodasi (tempat dan transportasi), keamanan, kesehatan, serta kebutuhan lainnya dalam proses pengambilan data," tutupnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.