AS Bertindak usai Houthi Bersumpah Terus Serang Kapal-kapal di Laut Merah

Rabu, 24 Jan 2024, 00:02 WIB

WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS), pada hari Sabtu (20/1), melancarkan serangan baru terhadap sasaran pemberontak Houthi di Yaman, setelah militan yang didukung Iran itu memperingatkan akan tetap melakukan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah.

Dikutip dari France 24, serangan terhadap situs radar Houthi tersebut terjadi sehari setelah sejumlah serangan di seluruh Yaman, meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik Israel dengan kelompok militan Palestina Hamas dapat meluas.

Ket. Foto: SIAPKAN PESAWAT TEMPUR I Teknisi senjata mempersiapkan pesawat tempur Typhoon milik Inggris untuk melakukan serangan udara terhadap target militer Houthi di Yaman. — Sumber: LEAH JONES/MOD/AFP

Media resmi militan yang didukung Iran sebelumnya mengatakan pangkalan udara Al-Dailami di Ibu Kota Sanaa yang dikuasai pemberontak Yaman telah diserang.

Kelompok Houthi, yang telah melakukan serangan selama berminggu-minggu terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel sebagai protes terhadap perang Israel-Hamas, memperingatkan kepentingan AS dan Inggris adalah "target yang sah" setelah serangan pertama.

Inggris, AS, dan delapan sekutunya mengatakan serangan yang dilakukan pada hari Jumat bertujuan meredakan ketegangan, namun kelompok Houthi berjanji akan melanjutkan serangan mereka. "Semua kepentingan Amerika-Inggris telah menjadi sasaran yang sah setelah serangan tersebut," kata Dewan Politik Tertinggi Houthi.

Wakil Menteri Luar Negeri dari kelompok Houthi, Hussein al-Ezzi, mengatakan AS dan Inggris harus bersiap menanggung akibat yang besar. "Sekjen PBB, Antonio Guterres, meminta semua pihak mencegah eskalasi demi kepentingan perdamaian dan stabilitas regional," kata juru bicaranya, Stephane Dujarric.

Pertemuan Darurat

Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat mengenai serangan tersebut pada hari Jumat, beberapa hari setelah mengadopsi resolusi yang menuntut Houthi segera menghentikan serangan mereka terhadap kapal.

Pada pertemuan itu, Duta Besar AS, Linda Thomas-Greenfield, memperingatkan tidak ada kapal yang aman dari ancaman pemberontak Houthi terhadap pelayaran di Laut Merah.

Duta Besar Rusia, Vassili Nebenzia, mengecam agresi bersenjata terang-terangan terhadap seluruh penduduk negara tersebut.

Kelompok Houthi telah mengintensifkan serangan terhadap apa yang mereka anggap sebagai pelayaran yang memiliki hubungan dengan Israel di Laut Merah, yang merupakan jalur normal bagi 12 persen perdagangan maritim global, sejak serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel yang memicu perang Gaza pada 7 Oktober.

Petinggi militer AS, Jendral Douglas Sims, mengatakan AS dan Inggris melancarkan serangan pada hari Jumat yang menargetkan hampir 30 lokasi dengan menggunakan lebih dari 150 amunisi, memperbarui angka sebelumnya dan Presiden Joe Biden mengatakan dia tidak yakin ada korban sipil.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.