Kapal Angkut Bertahan di Pelabuhan Paotere Terdampak Cuaca Ekstrem

Selasa, 23 Jan 2024, 16:49 WIB

MAKASSAR - Sejumlah kapal kayu pengangkut bahan pokok harus bertahan di Pelabuhan Rakyat Paotere, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Sulawesi Selatan sebagai dampak cuaca ekstrem dengan ketinggian ombak 2,5 meter sampai empat meter di Perairan Selat Makassar.

"Kami sudah sandar di Pelabuhan Paotere hampir tiga minggu karena cuaca buruk dan ombak tinggi. Kemungkinan masih satu minggu kita di sini menunggu baru bisa berlayar lagi kalau cuaca sudah membaik," ujar Nakhoda Kapal Motor Tunas Bunga Bahari Abbas AB di pelabuhan setempat, Selasa.

Ia menyebutkan, barang yang diangkut dari Kota Makassar menuju Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) seperti beras, terigu dengan beban berat 150 ton sementara tertahan terkendala karena cuaca ekstrem.

Selama bertahan di pelabuhan tersebut, kata dia, biaya hidup membengkak dan tidak ada pendapatan. Padahal, bila cuaca normal, ia bersama kru kapal dapat membawa hasil bumi dari Bima ke Makassar dan dari Makassar membawa sembako ke Bima sebulan dua kali.

Menurutnya, bila memaksakan diri tanpa menghiraukan imbauan Syahbandar dan BMK Stasiun Meteorologi Maritim Paotere Makassar untuk berlayar, maka potensi kerusakan kapal akan cukup besar belum lagi risiko lainnya.

"Kami sudah komunikasi dengan syahbandar dan tidak ada denda (kapal berlabuh) karena ada faktor cuaca. Biaya tambahan pasti ada, belum solar karena kita melawan angin dan gelombang di laut," katanya.

Hal senada disampaikan Mekanik Kapal Motor Cahaya Rahmat 02, Saibun. Selama hampir tiga pekan, dia bersama kru kapalnya masih bertahan di Pelabuhan Paotere. Kapalnya mengangkut sembako dan semen dengan tujuan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sedangkan dari Flores ke Makassar mengangkut Asam dan Kakao.

"Semen dan beras rencana diturunkan di Jampea, Kepulauan Selayar sesuai pesanan. Ada juga barang titipan untuk warga yang dibawa kru kapal untuk dibawakan. Karena cuaca buruk kita masih tertahan di sini," tuturnya.

Sebelumnya, BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Paotere Makassar mengeluarkan peringatan dini dengan potensi gelombang tinggi 2,5 meter hingga 4 meter di wilayah Perairan Makassar, Sulawesi Selatan dan mengimbau kepada pengguna jalur lalu lintas laut dan nelayan menunda sementara aktivitas berlayar.

"Peringatan dini berlaku mulai 20 Januari pukul 20.00 Wita dan 25 Januari 2024 pukul 20.00 Wita," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Paotere Makassar Mujahidin.

Sedangkan kecepatan angin tertinggi di perairan Sulawesi Selatan terpantau 20-30 knot pada daerah Selat Makassar bagian Selatan.

Untuk tinggi gelombang dengan skala sedang (moderate sea) diperkirakan 1,25 meter sampai 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Parepare, Perairan Spermonde Pangkep bagian barat, Perairan Spermonde Pangkep, Perairan Spermonde Makassar bagian barat, Perairan Spermomde Makassar.

Selanjutnya, Perairan Kepulauan Sabalana dan Perairan timur Kepulauan Selayar, Laut Flores bagian barat, Laut Flores bagian utara, Perairan Pulau Bonerate Kalaotoa bagian utara, Perairan Pulau Bonerate - Kalaotoa bagian Selatan, dan Laut Flores bagian timur.

Dan untuk ketinggian gelombang dengan skala tinggi (roughsea) antara 2,5 meter sampai 4 meter berpeluang terjadi di Perairan barat Kepulauan Selayar dan Selat Makassar bagian selatan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.