Dua Kelurahan di Palangka Raya Masih Terendam Banjir Luapan Sungai
Selasa, 23 Jan 2024, 16:58 WIBPALANGKA RAYA - Dua kelurahan yang berada di wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, hingga sampai saat ini masih terendam banjir akibat luapan sungai yang berada di sekitar kelurahan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Hendrikus Satria Budi di Palangka Raya, Selasa, mengatakan dua kelurahan yang saat ini kawasannya masih terendam banjir tersebut yakni Kelurahan Bereng Bengkel dan Kelurahan Marang.
"Dua kelurahan tersebut saat ini masih terendam banjir. Debit air terus dipantau oleh personel BPBD setempat," kata Budi.
Selama banjir melanda sejumlah kelurahan di Kota Palangka Raya, menurut dia, tidak ada korban jiwa. Namun, BPBD Kota Palangka Raya setiap hariterus memberikan imbauan agar hal-hal yang bisa mengakibatkan korban jiwa dapat diantisipasi oleh warga.
"Misalnya, kabel aliran listrik jangan sampai terendam air, kemudian bagi warga yang memiliki anak balita jangan sampai lengah menjaganya," kata dia.
Budi menambahkan, meskipun air masih merendam dua kelurahan, personel BPBD Kota Palangka Raya tetap melaksanakan pemantauan di sejumlah titik guna mengetahui perkembangan debit air setiap harinya.
"Pemantauan terus kami laksanakan guna mengetahui debit air sungai yang meluap ke permukiman warga. Bahkan, kami juga mengingatkan warga agar waspadai munculnya penyakit akibat sampah yang hanyut ke permukiman," ujar Budi.
Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Hendrikus Satria Budi di Palangka Raya, Selasa, mengatakan dua kelurahan yang saat ini kawasannya masih terendam banjir tersebut yakni Kelurahan Bereng Bengkel dan Kelurahan Marang.
"Dua kelurahan tersebut saat ini masih terendam banjir. Debit air terus dipantau oleh personel BPBD setempat," kata Budi.
Selama banjir melanda sejumlah kelurahan di Kota Palangka Raya, menurut dia, tidak ada korban jiwa. Namun, BPBD Kota Palangka Raya setiap hariterus memberikan imbauan agar hal-hal yang bisa mengakibatkan korban jiwa dapat diantisipasi oleh warga.
"Misalnya, kabel aliran listrik jangan sampai terendam air, kemudian bagi warga yang memiliki anak balita jangan sampai lengah menjaganya," kata dia.
Budi menambahkan, meskipun air masih merendam dua kelurahan, personel BPBD Kota Palangka Raya tetap melaksanakan pemantauan di sejumlah titik guna mengetahui perkembangan debit air setiap harinya.
"Pemantauan terus kami laksanakan guna mengetahui debit air sungai yang meluap ke permukiman warga. Bahkan, kami juga mengingatkan warga agar waspadai munculnya penyakit akibat sampah yang hanyut ke permukiman," ujar Budi.
- Banjir
- Terendam Banjir
- Ancaman Banjir
- Kalimantan Tengah (Kalteng)
- Kota Palangka Raya
- Kalimantan Tengah
- Palangka Raya
- Provinsi Kalimantan Tengah
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Cincinnati Masters Sajikan Final Ideal Sesama AS
-
Pemerintah Siapkan Bus dan Kereta Api Gratis ke 4 Bandara Alternatif dari Soekarno-Hatta
-
Sistem Tabela Memodernisasi Pertanian
-
Pacitan Siapkan Mini Job Fair 2027, Ratusan Lowongan Kerja Kembali Dibuka
-
Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir
-
Pengungkapan penyelundupan 2,6 ton sabu cair
-
Erupsi Krakatau, Para Pelajar Jakarta Mulai Senin Besok Ditetapkan Belajar dari Rumah
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.