Gelombang Panas Ekstrem Landa Australia Barat, Meningkatkan Risiko Kebakaran Hutan

Minggu, 21 Jan 2024, 08:38 WIB

SYDNEY - Sebagian wilayah Australia Barat pada Sabtu (20/1) dilanda gelombang panas yang "ekstrem", meningkatkan risiko kebakaran hutan di negara bagian yang luas itu, kata peramal cuaca negara tersebut.

Biro Meteorologi Australia pada Sabtu mengeluarkan "peringatan gelombang panas ekstrem" untuk daerah terpencil Pilbara dan Gascoyne di negara bagian terbesar Australia, dan memperingatkan suhu bisa mencapai 40 derajat Celcius pada akhir pekan.

Ket. Foto: Sebagian wilayah Australia Barat pada Sabtu (20/1) dilanda gelombang panas yang "ekstrem", meningkatkan risiko kebakaran hutan di negara bagian itu. — Sumber: Freshnewsasia

Di kota pertambangan Pilbara, Paraburdoo, sekitar 1.500 km sebelah utara ibu kota negara bagian Perth, suhu maksimum diperkirakan 47 derajat Celcius pada hari Sabtu, lebih dari 6 derajat Celcius di atas rata-rata suhu maksimum bulan Januari, menurut data peramal cuaca. Pada pukul 7.30 pagi, suhu di sana 35,5 derajat Celcius .

Cuaca panas meningkatkan risiko kebakaran hutan di musim kebakaran di tengah peristiwa cuaca El Nino yang biasanya dikaitkan dengan peristiwa ekstrem seperti kebakaran hutan, angin topan, dan kekeringan.

"Kondisi yang sangat panas dan kering dikombinasikan dengan angin segar dari selatan dan angin laut segar hingga kuat dari barat hingga barat daya akan menyebabkan peningkatan bahaya kebakaran pada hari Sabtu," kata badan peramal cuaca di situs webnya, mengenai sebagian Pilbara.

Peringatan ini muncul setelah ratusan petugas pemadam kebakaran awal bulan ini memadamkan kebakaran hutan yang tidak terkendali di dekat Perth di tengah melonjaknya suhu, sehingga mendorong dilakukannya evakuasi.

Dua musim kebakaran terakhir di Australia sudah lebih tenang dibandingkan dengan kebakaran hutan "Musim Panas Hitam" pada 2019-2020 yang menghancurkan wilayah seluas Turki, menewaskan 33 orang, tiga miliar ekor hewan, dan triliunan invertebrata.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.