Dampak Hujan Deras, BPBD: Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Kabupaten Sukabumi

Minggu, 21 Jan 2024, 00:02 WIB

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyebutkan hujan deras yang turun hampir sepanjang hari di Kabupaten Sukabumi mengakibatkan tanah longsor di sejumlah wilayah, Sabtu.

"Kami mendapat laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), bencana tanah longsor menerjang sejumlah lokasi yang berada di beberapa kecamatan," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi, Sabtu.

Adapun kejadian bencana tanah longsor tersebut terjadi di Kampung Cibinongpancalan, Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembarmengakibatkan jalan di wilayah itu tertutup material longsor. Petugas gabungan sudah membersihkan tanah yang menutupi jalan sehingga saat ini sudah bisa dilalui kembali oleh kendaraan.

Kejadian serupa juga terjadi di Kampung Pasirsuit, RT 01/02, Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar. Akibat longsor tebing sepanjang 12 meter dengan tinggi 18 meter akses jalan desa sempat tertutup tanah, namun sudah ditangani oleh masyarakat bersama petugas gabungan.

Selanjutnya tebing sepanjang 15 meter dengan tinggi 6 meter dan dan lebar 5 meter di Kampung Pasirjati RT 03/05, Desa Cihelangtongoh, Kecamatan Cibadakmenyebabkanlongsor sehingga akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Caringin dan Cibadak tertutup material longsor dan untuk membersihkannya membutuhkan alat berat.

Namun demikian, jalan penghubung dua kecamatan itu yang awalnya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat saat ini sudah bisa dilalui. Pengendara diimbau waspada terhadap longsor susulan.

Bencana tanah longsor juga terjadi di Kampung Kutabatu, RT 04/06, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh. Dampak dari tebing sepanjang 5 meter tinggi dan 3 meter yang longsor tersebut akses jalan desa tidak bisa dilalui oleh berbagai jenis kendaraan bermotor.

Sandra mengatakan meskipun tidak ada bangunan seperti rumah yang terdampak dan tidak ada korban jiwa maupun luka, bencana tanah longsor itu mengakibatkan aktivitas warga sempat terganggu.

"Kami mengimbau warga agar selalu waspada karena potensi terjadinya bencana serupa bisa dikatakan tinggi, karena hujan deras diprediksi akan kembali turun dalam beberapa hari ke depan," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.