Jubir Bantah Kelompok Houthi Janjikan Keamanan Kapal Berbendera Tiongkok

Sabtu, 20 Jan 2024, 01:23 WIB

Beijing - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri TiongkokMao Ning mengatakan pihaknya tidak mengetahui soal janji keamanan dari kelompok militan YamanHouthi bagi kapal-kapal berbendera Tiongkok yang melewati Laut Merah.

"Saya tidak mengetahui situasi tersebut," kata Mao Ning kepada media di Beijing, Tiongkok, pada Jumat.

Sebelumnya diberitakan, banyak kapal barang yang melewati Laut Merah memasanglambang Tiongkok atau tulisan "seluruh kru berasal dari Tiongkok" untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki hubungan dengan Tiongkok guna menghindari serangan Houthi.

Kelompok bersenjata itu telah menargetkan serangan ke kapal-kapal komersial yang diduga memiliki hubungan dengan Israel.

"Mengenai situasi di Laut Merah. Saya ingin menegaskan kembali bahwa Laut Merah merupakan jalur perdagangan internasional yang penting untuk angkutan barang dan energi. Tiongkok menyerukan penghentian serangan terhadap kapal-kapal sipil untuk menjaga rantai industri dan pasokan global agar tidak terhambat dan menjaga tatanan perdagangan internasional," kata Mao Ning.

Pada saat yang sama, peningkatan ketegangan di Laut Merah dan peningkatan risiko keamanan di seluruh wilayah harus dihindari. katanya.

"Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi juga menekankan bahwa ketegangan di Laut Merah merupakan wujud nyata dari meluasnya konflik di Gaza. Prioritas saat ini adalah mengakhiri pertempuran di Gaza sesegera mungkin untuk menghindari eskalasi lebih lanjut dan mencegah situasi menjadi tidak terkendali," kataMao NIng.

Kelompok Houthi yang didukung Iran mengatakan serangan mereka dilakukan untuk menekan Israel agar menghentikan agresi militer di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 24.285 warga Palestina sejak 7 Oktober 2023.

Amerika Serikat dan Inggris baru-baru ini melancarkan serangan terhadap target-target milik Houthi di Yaman sebagai balasan atas serangan kelompok tersebut. Situasi itu menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya krisis baru dan gangguan terhadap rantai pasokan.

Laut Merah merupakan salah satu jalur laut tersibuk di dunia untuk pengiriman minyak dan bahan bakar.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.