Keren, Korlantas Diseminasikan Pendidikan Lalu Lintas Ke Sekolah SD hingga SMA

Jumat, 19 Jan 2024, 06:20 WIB

Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaksanakan kegiatan diseminasi pendidikan lalu lintas (PPL) kepada siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) di Provinsi Banten, Kamis.

Kegiatan penyebaran informasi PPL 2024 bekerja sama dengan PT Jasa Raharja dan Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemenristek) dalam rangka persiapan masuknya PPL sebagai kurikulum nasional mata pelajaran yang diajarkan di sekolah tingkat dasar hingga menegah atas.

Ket. Foto: Korlantas Polri bersama PT Jasamarga dan Kemebudristek melaksanakan kegiatan diseminasi Pendidikan Lalu Lintas (PPL) 2024 di Provinsi Banten, Kamis (18/1/2024). — Sumber: ANTARA/HO-Korlantas Polri

Direktur Keamanan dan Keselamatan Lalu lintas (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol. Bakharuddin Muhammad Syah menyebutkan salah satu tujuan PPL ini adalah mengajarkan pendidikan lalu lintas sejak diniguna menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

"Saat ini di Indonesia angka kecelakaan mencapai lebih dari 28.000 kasus kecelakaan," kata Bakharuddin.

Menurut dia, angka kecelakaan yang tinggi ini harus menjadi keprihatinan bersama semua elemen masyarakatmengenai pentingnya patuh terhadap aturan lalu lintas.

Dalam paparannya, Bakharuddin menyinggung mengenai ajaran Islam yang sarat dengan kepatuhan terhadap aturan yang dibuat pada zaman Nabi Muhammadsaw. sehingga tercipta peradaban modern yang tertib di Kota Madina.

Dengan menargetkan kelompok siswa yang sama, yaitu dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA/sederajat, Korlantas Polri berharap materi tertib berlalu lintas yang disampaikan melalui pendidikan formal ini bisa diterapkan dalam waktu dekat dan sudah mulai dikenali dan dipahami pada tahun 2024.

Sementara itu, Banten terpilih sebagai provinsi pertama dilaksanakan Diseminasi PPL 2024.

Untuk Kota Serang, Banten, sendiri menghadapi permasalahan dengan banyaknya pelajar yang menggunakan kendaraan, terutama motor saat menuju sekolah.

Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Marga Munadi Herlambang menjelaskan bahwadiseminasi merupakan program kolaborasi antarlembaga untuk menekan angka kecelakaan melalui pendidikan sejak di bangku sekolah.

"Ini merupakan upaya menekan angka kecelakaandengan memasukkan pendidikan lalu lintas dalam kurikulum resmi di Kemendikbudristek," katanya.

Pendidikan sejak dini perlu dilakukan, kata Munadi, karena saat ini banyak pengguna kendaraan, baik motor maupun mobil, dari kalangan usia sekolah.

Pada tahun ini, lanjut dia, diseminasi nasional pertama kolaborasi Ditkamsel Korlantas, Jasa Raharja, dan Kemdikbudristek dilaksanakan di Provinsi Banten.

Banten dipilih karena terdapat 1.448 sekolah yang bisa mendapatkan kurikulum pendidikan lalu lintas.

"Banten diharapkan menjadi contoh penerapan pendidikan lalu lintas yang baik di Indonesia," ujarnya.

Kadisdik Provinsi Banten Tabrani menuturkan bahwasaat ini banyak pengguna kendaraan di tingkat sekolahkarena memang jarak dari sekolah dengan rumah yang relatif jauhsehingga harus menggunakan kendaraan bermotor.

Di sisi lain, fasilitas transportasi untuk pelajar belum tersedia di Kota Serang. Untuk itu, Tabrani menyambut baik adanya pendidikan lalu lintas yang masuk dalam kurikulum yang diajarkan di sekolah.

"Diharapkan semua pelajar bisa mematuhi peraturan dan prosedur lalu lintas dalam berkendara," ujar Tabrani.

Saat ini kecelakaan lalu lintas di Bantenkebanyakan berasal dari masyarakat usia remaja. Data menyebutkan terjadi peningkatan kecelakaan di Banten sebanyak 1.508 kecelakaan pada tahun 2022, kemudian meningkat 1.643 pada tahun 2023.

Di antara kecelakaan itu, terdapat korban dari pelajar dan mahasiswa sebanyak 612 orang tahun 2022, naik menjadi 627 orang pada tahun 2023.

Dengan adanya model integrasi pendidikan lalu lintas yang digarap lintas lembaga ini bisa menekan angka kecelakaan yang tinggi setiap tahun.

Tabrani menambahkan bahwa pendidikan lalu lintas yang masuk dalam kurikulum nasional pendidikan dasar, menengah, dan atasbisa menciptakan tertib berlalu lintas pada masa depan dan berhasil mencegah pelajar menjadi korban sekaligus tersangka dari kasus kecelakaan.

Selain itu, dia berharap pendidikan lalu lintas bisa mengembangkanawardnessdari generasi mudauntuk tertib lalu lintas, mengetahui arti rambu-rambu jalan, dan paham cara berkendara yang baik.

"Tidak hanya itu, orang tua juga memberikan pemahaman yang baik kepada anak dalam berkendaraan," ujar Tabrani.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.