Imunisasi Polio Atasi KLB Mulai Digelar Serentak
Rabu, 17 Jan 2024, 03:03 WIBKemenkes mulai menggelar Sub Pekan Imunisasi Nasional Polio secara serentak untuk mengatasi KLB di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY.
JAKARTA - Imunisasi Polio untuk mengatasi Kejadian Luar Biasa (KLB) mulai dilaksanakan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaksanakan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, dan Jawa Tengah, serta Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Senin (15/1).
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan Sub PIN Polio ini menargetkan anak berusia 0 sampai 7 tahun. Imunisasi diberikan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.
"Artinya, meski status imunisasi sudah lengkap, anak tetap harus mengikuti program Sub PIN Polio," ujar Maxi, dalam keterangannya, Selasa (16/1).
Dia menjelaskan, pemberian imunisasi novel Oral Polio Vaccine Type 2 (nOPV2) menargetkan 8,4 juta anak berusia 0- 7 tahun dengan perincian, Provinsi Jawa Timur sebanyak 4,4 juta anak, Provinsi Jawa Tengah 3,9 anak, dan Kabupaten Sleman sebanyak 149 ribu. Pelaksanaan Sub PIN akan dilaksanakan selama 1 pekan, diikuti sweeping selama 5 hari.
"Target cakupan sekurang-kurangnya adalah 95 persen untuk masing-masing putaran dan merata di setiap tingkatkan, mulai dari desa, kecamatan, sampai kabupaten," jelasnya.
Maxi menjelaskan Sub PIN Polio akan dilaksanakan dalam dua putaran. Putaran pertama dimulai pada 15 Januari 2024, sedangkan putaran kedua akan berlangsung mulai 19 Februari 2024. "Masing-masing putaran dilaksanakan dalam waktu satu minggu dengan jarak antarputaran minimal satu bulan," katanya.
Dia menambahkan, wilayah pemberian imunisasi tambahan adalah seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur yang merupakan lokasi terjadinya KLB polio. Pemberian imunisasi tambahan juga dilakukan di Kabupaten Sleman DIY.
"Sleman daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Klaten, lokasi ditemukannya kasus polio beberapa waktu lalu," ucapnya.
Capai Target
Kemenkes menyebutkan kegiatan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, telah mencapai target cakupan pada hari pertama atau Senin (15/1).
"Ketiga provinsi telah mencapai target cakupan hari pertama sebanyak 13,6 persen," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Nadia menyebutkan cakupan imunisasi total di ketiga wilayah tersebut mencapai 21,9 persen, dengan rincian di Jawa Tengah sebanyak 664.618 anak atau 17 persen, dari target total sebanyak 3,9 juta anak.
Sedangkan di Jawa Timur, sambungnya, cakupan imunisasi mencapai 1.168.443 anak atau 26,3 persen, dari target total sebanyak 4,4 juta anak, serta Kabupaten Sleman dengan cakupan 22.467 anak atau 23,2 persen dari target total sebanyak 149 ribu anak.
Kemenkes melaporkan terdapat empat kasus polio tipe 2 yang terdeteksi di Indonesia sepanjang 2022 dan 2023 yakni satu kasus dialami seorang anak di Kabupaten Pidie, Aceh, pada 9 Oktober 2022. ruf/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Gunung Lewotobi Laki-laki Tiga Kali Erupsi Sepanjang Sabtu
-
Perempuan Garda Depan Antikorupsi, Kejari Kulon Progo Libatkan 1.026 Peserta dari PKK hingga KWT Cegah Korupsu
-
Penyakit Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia Pada 2024
-
Blora Tetapkan Kejadian Luar Biasa atas Keracunan di SMP Negeri 1 Akibat Menyantap MBG
-
Pemerhati CORE: Pengoplos Beras Ganggu Program Pemerintah
-
Tim SAR Temukan Jasad Pelatih Valencia yang Jadi Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.