AS Lancarkan Serangan Baru ke Yaman, Targetkan Stasiun Radar Milik Houthi

Sabtu, 13 Jan 2024, 13:43 WIB

JAKARTA - Kapal perusak USS Carney menembakkan rudal jelajah Tomahawk ke stasiun radar Houthi di Yaman, kata Komando Pusat AS (CENTCOM), membenarkan laporan di media.

Mengutip RT, serangan baru ini terjadi pada pukul 03.45 waktu setempat dan merupakan "tindak lanjut"dari serangan yang dilakukan AS dan Inggris pada malam sebelumnya.

Ket. Foto: Sebuah pesawat militer lepas landas dari armada angkatan laut AS dan Inggris selama serangan di Yaman, 12 Januari 2024. — Sumber: RT/Anadolu/Komando Pusat AS/Getty Images

Stasiun TV Yaman Al-Masirah mengatakan serangan tersebut menargetkan ibu kota negara, Sanaa.

AS dan Inggris sebelumnya melakukan serangan udara"defensif" dan meluncurkan rudal jelajah ke Yaman dengan tujuan menghukum Houthi - kelompok Islam Syiah yang menguasai sebagian negara, termasuk Sanaa dan kota pelabuhan utama Hodeidah - karena mengganggu pelayaran di jalur air penting Laut Merah.

Kelompok Houthi telah berjanji mendukung Palestina dan bersumpah tidak akan berhenti menyerang kapal dagang sampai Israel mengakhiri perang yang sedang berlangsung dengan Hamas, yang meletus pada tanggal 7 Oktober. Kapal-kapal milik lebih dari 50 negara telah terkena dampak dari 27 serangan Houthi, menurut Gedung Putih.

Pemimpin militer Houthi Mahdi al-Mashat menegaskan pada Jumat, kelompok itu akan terus menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel "sampai agresi Israel terhadap Palestina"berakhir.Houthi telah menembakkan setidaknya satu rudal balistik ke Laut Merah sejak serangan awal AS-Inggris, menurut Washington.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis, Biden berjanji mengizinkan "langkah-langkah lebih lanjut untuk melindungi rakyat kita dan arus bebas perdagangan internasional"jika diperlukan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.