Mencermati Data Inflasi AS
Jumat, 12 Jan 2024, 08:26 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah jelang akhir pekan ini. Peluang tersebut makin terbuka jika data inflasi Amerika Serikat (AS) meningkat sehingga kembali mengubah pandangan bank sentral setempat untuk agresif atau hawkish.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (12/1), bergerak di kisaran 15.500-15.600 rupiah per dollar AS. Menurutnya, pergerakan rupiah akan bergantung pada hasil inflasi AS.
Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank pada penutupan perdagangan, Kamis (11/1), menguat 21 poin atau 0,13 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.549 rupiah per dollar AS. Penguatan terjadi di tengah sinyal perlambatan ekonomi global 2024.
"Pemerintah tetap optimistis meski Bank Dunia merevisi ke bawah outlook ekonomi global 2024 dari 2,6 persen menjadi 2,4 persen," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam pernyataannya di Jakarta.
Ibrahim menuturkan sinyal perlambatan ekonomi 2024 pada dasarnya memang sudah muncul sejak 2023, namun angkanya terus direvisi ke bawah.
Meski demikian, pemerintah telah mengantisipasi perlambatan global tersebut yang berpotensi mempengaruhi ekonomi Indonesia.
Pasalnya, hingga kini disrupsi mulai dari suplai barang, isu perubahan iklim, harga komoditas, dan pengetatan moneter memang menjadi faktor utama perlambatan ekonomi global.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Rupiah Terancam Melemah - 06 Oktober 2026
-
Pelemahan Nilai tukar rupiah
-
Rupiah Dibayangi Gejolak MSCI - 19 Oktober 2026
-
Rupiah Tertekan Potensi Kenaikan Suku Bunga AS - 20 Oktober 2026
-
Penghulu hingga Tokoh Agama Bisa Jadi Agen Perlinsos Bantu Warga Daftar Bansos
-
Kemarau Ekstrem, Pemkot Jambi Distribusikan 1,9 Juta Liter Air Bersih untuk Warga
-
Aksi Jual Pasar Teknologi Makin Gencar Di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS dan Utang AI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.