Tim SAR Evakuasi Remaja yang Tewas Hanyut di Sungai di Semarang
Kamis, 11 Jan 2024, 00:08 WIBSemarang - Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang remaja bernama Ali Ridho (13) warga Perum Wisata Hati, Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah, dalam kondisi meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Babon, Rabu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Heru Suhartanto, dalam siaran persnya, mengatakan, korban diduga tidak bisa berenang sehingga hanyut terbawa arus sungai.
Ia menjelaskan, kejadian nahas tersebut bermula ketika korban berenang bersama dengan sembilan temannya di Sungai Babon di wilayah Kecamatan Genuk, Kota Semarang, pada Rabu siang.
Saat itu, lanjut dia, korban berenang dengan menggunakan "styrofoam".
"Diduga terlepas sehingga hanyut di arus deras sungai," katanya.
Proses pencarian korban, menurut dia, dilakukan hingga malam hari di aliran sungai dengan kedalaman antara 2,5 hingga 3 meter itu.
Heru mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB dalam kondisi tersangkut di tepian sungai.
Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban yang selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bangetayu.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bakom RI Sebut 388 Siswa Sekolah Unggul Garuda Lolos ke Perguruan Tinggi Terbaik Dunia
-
Sumsel Genjot Breeding Sapi, Dukung Target Swasembada Daging Nasional
-
BI Gelar YES 2026 di Yogyakarta, Strategi Baru Dorong Ekonomi DIY Terungkap
-
Pemkot Cilegon Dukung Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS
-
Agen Perjalanan Haji dan Umrah Jannah Firdaus Raih Penghargaan PPIU of The Year 2026
-
6 Hari Tayang, Drama Thriller Korea "Your Honor" Puncaki Netflix
-
DLH Terjunkan Tim Awasi Aktifitas Lapak Barang Bekas untuk Cegah Pencemaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.