- Home
-
- Megapolitan
-
- Pembangunan Saluran Gendon...
Pembangunan Saluran Gendong di Jakbar Masuk ke Tahap Inventarisasi Lahan
Rabu, 10 Jan 2024, 16:50 WIBJAKARTA - Pembangunan saluran gendong di Kelurahan Kembangan dan Kelurahan Rawabuaya, Jakarta Barat memasuki tahap inventarisasi lahan dan bangunan di lokasi target pelaksanaan.
"Masih kami inventarisasi dulu, baru direncanakan, terus eksekusi. Kami tentunya harus tau tanahnya punya siapa, ada bangunan atau ada tanah yang digarap punya siapa," kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, Purwanti Suryandaridi Jakarta, Selasa.
Saluran gendong berfungsi untuk memotong salurandrainase pemukiman agar tidak langsung ke saluran makro seperti kali atau sungai.
Jadi, kata dia, aliran dari saluran drainase akan masuk dulu ke saluran gendong yang biasanya sejajar dengan kali.
"Kemudian baru lewat titik terendah dari saluran gendong masuk ke saluran makronya. Biasanya diatur lewat pintu air," kata Purwanti.
Selain inventarisasi, pihaknya kini sedang berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk penggunaan tanah dan pemindahan bangunan.
Hal tersebut, kata Purwanti, dengan catatan rumah-rumah warga tersebut harus memindahkan buangan ari rumah tangga ke depan, atau mereka merelakan tanahnya yang berbatasan dengan dinding penahan (sheet pile) untuk dibangunkan saluran gendong.
Pada dasarnya, lanjut dia, selain saluran gendong terdapat saluranu-ditchdi pinggir kali yang kemudian pada beberapa titik tertentu akan dibuatkan pintu air.
"Jadi kalo air kalinya tinggi tidak masuk ke pemukiman karena sudah ada dinding penahan yang akan menutup sempurna. Nah air warga atau air hujan dialirkan ke pintu air melalui saluran gendong," kata Purwanti.
Agar saluran ini berfungsi sempurna, juga akan disiapkan pompa bergerak (mobile) di pintu air.
"Jadi, kalau hujan deras maka air di saluranakan dipompa ke kali. Kira-kita begitu mekanisme kerjanya. Saat ini kita sedang berkoordinasi dengan pihak kelurahan karena lokasinya merupakan kawasan padat penduduk," kata Purwanti.
Ia mengaku agak kesulitan untuk membangun saluran tersebut.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
KDM Stop Izin Wisata & Perumahan, Jawa Barat "Siaga Satu" Selamatkan Kawasan Hutan
-
Pertamina Beri Literasi Energi-Kesiapan SDM melalui Edukasi Industri
-
Polda Maluku Cegah Peredaran 825 kg Merkuri Ilegal
-
Ketimpangan Gender Turun tapi Disparitas Wilayah Masih Tinggi
-
Mendiktisaintek Tegaskan Terduga Pelaku Pemalsuan Riset Bukan Dosen Aktif
-
Wagub Taj Yasin Tumbuhkan Kesadaran Ekologis Para Santri, Ini yang Beliau Lakukan!
-
Australia Serahkan 5 Juta Dolar untuk Bendung Penyebaran Virus Ebola
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.