Banyak Sekali, Bupati Serang Sebut Dana Desa yang Sudah Masuk Rp2,19 Triliun

Selasa, 09 Jan 2024, 05:07 WIB

Serang - Banyak sekali, Bupati Serang, Ratu Tatu Casanah, mengungkapkan kemajuan daerahnya dari dana desa yang telah diterima pada kurun waktu 2015 hingga 2023 dengan total dana desa di Kabupaten Serang mencapai Rp 2,19 triliun.

"Alhamdulillah, dari total Rp 2,19 triliun dana desa yang diterima dari kurun waktu 2015 sampai 2023 tersebut, telah menunjang aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Tatu saat mendampingiPresiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Senin.

Ket. Foto: Bupati Serang, Ratu Tatu Casanah. — Sumber: ANTARA/HO-Dokumen Pemkab

Menurut Tatu, dana desa telah mampu mengungkit kemajuan daerah. Dengan, rata-rata anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) dari 326 desa di Kabupaten Serang terus meningkat. Pada tahun 2015 Rp 960 juta per desa, meningkat menjadi Rp 1,6 miliar per desa pada2023.

Tatu juga menyampaikan, sejumlah pembangunan yang telah dicapai dari dana desa di Kabupaten Serang yakni, telah mampu membangun 2.055 kilometer jalan desa, 1.328 meter jembatan, 593 irigasi, 1.459 unit penahan tanah, tiga pasar desa, lima unit kegiatan bum desa, empat embung, dan dua tambang perahu.

"Dana desa yang diberikan oleh pusat, harus dipergunakan sebaik-baiknya, dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

Sementara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, telah berhasil membangun 411.244 meter drainase, 1.750 instalasi air bersih, 100 mck, 210 polindes, 178 kegiatan PAUD, 84 posyandu, 46 sumur air, dan 24 unit sarana olahraga.

Tatu mengungkapkan, pada tahun 2023, pagu dana desa di Kabupaten Serang Rp324 miliar dan telah tersalurkan 100 persen. Dalam penggunaannya dimanfaatkan antara lain untuk penanganan kemiskinan berupa bantuan langsung tunai desa Rp46 miliar untuk 12.902 keluarga penerima manfaat, padat karya tunai desa Rp3 miliar, yang telah mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1.206 warga.

Kemudian masih dalam penggunaan dana desa pada 2023, kata Tatu, dimanfaatkan untuk pencegahan dan penanganan stunting Rp 31 miliar, ketahanan pangan Rp 59 miliar, pengembangan desa wisata Rp 1 miliar, dan kegiatan prioritas lainnya sesuai hasil musyawarah desa Rp 182 miliar.

Tatu mengaku bersyukur pada 2023, sudah tidak ada lagi desa berstatus sangat tertinggal di Kabupaten Serang. Padahal pada 2015 terdapat 22 desa sangat tertinggal.

"Pada tahun 2023 sudah tidak ada lagi desa sangat tertinggal di Kabupaten Serang," ujarnya.

Perincian status desa di Kabupaten Serang tahun 2023 yaitu, 12 desa berstatus mandiri, 70 desa maju, 243 desa berkembang, dan hanya 1 desa tertinggal.

"Dengan kebersamaan, dan dukungan pemerintah pusat, terutama Bapak Presiden, kami targetkan, desa mandiri akan terus bertambah, dan tidak ada lagi desa tertinggal," ujarnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengungkapkan semangat membangun desa tidak boleh luntur. Setiap dana desa harus dikelola dengan baik dan tidak digunakan sembarangan.

"Karena dana desa akan terus ditingkatkan jumlah rupiahnya. Dengan catatan, dikelola dengan tata kelola yang baik, akuntabilitasnya baik," ujarnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.