Tim SAR Gabungan Patroli pada Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi
Senin, 08 Jan 2024, 16:40 WIBWulanggitang -- Tim SAR Gabungan melakukan patroli ke beberapa desa yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Sasaran kunjungan ke tenda pengungsian yang ada di sekitar lereng gunung dan kami beri imbauan agar masyarakat berhati-hati," kata Komandan Tim SAR Satuan Brimob Polda NTT, IpdaHermanus Pati Bean di Wulanggitang, Flores Timur, Minggu.
Tim SAR Gabungan itu terdiri dari Satuan Brimob Polda NTT, Basarnas Maumere, Polairud Polda NTT, PMI Kabupaten Sikka, dan Mapala Universitas Nusa Nipa Maumere Sikka.
Patroli dilakukan ke tiga desa, yakni Desa Hokeng Jaya, Nawokote, dan Hewa.
Selain memberikan imbauan, Hermanus mengatakan Tim SAR Gabungan juga mendata jumlah warga terdampak yang berada di posko-posko yang disiapkan di rumah warga.
Tujuan dari patroli itu, menurut dia untuk memastikan lokasi dan jumlah warga yang belum mengungsi.
Dengan demikian, Tim SAR Gabungan bisa mengambil langkah yang tepat baik penanganan maupun evakuasi apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Selain itu pula, pihaknya dapat melihat rute yang tepat sebagai jalur evakuasi apabila erupsi terus terjadi dan evakuasi tak terhindari.
"Berapa orang yang ada, baik ibu hamil, kemudian orang tua dan anak kita data yang belum mengungsi," ucapnya.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang telah berstatus Siaga atau Level III sejak Senin (1/1) pukul 04.00 Wita.
Sampai hari ini, gunung api itu terus menerus mengalami erupsi sehingga warga beberapa desa pada Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura mengungsi pada tenda pengungsian atau posko yang telah disiapkan pemerintah daerah, serta rumah-rumah warga.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Nusa Tenggara mencatat adanya peningkatan Gempa Vulkanik Dalam dan Gempa Vulkanik Dangkal yang cukup signifikan dalam satu minggu terakhir.
Kemunculan gempa-gempa ini mengindikasikan peningkatan tekanan atau stres pada tubuh gunung api yang berkaitan dengan suplai magma pada kedalaman dalam dan dangkal.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Kementan Ajak Perhepi Tumbuhkan Minat Anak Muda Wirausaha Tani
-
Antisipasi Kebakaran di TPA Rawa Kucing, DLH Kota Tangerang Siagakan Toren Air.
-
Konser Akbar Digelar di Monas, 13 Kereta Api Keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
-
BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar Indonesia pada Senin (20/7) Diguyur Hujan
-
Realisasi Investasi Jakarta Tembus Rp94,9 Triliun, Salip Jawa Barat di Semester I 2026
-
Momen Penumpang Ryanair-Air Malta Nyaris Tersedot Keluar, Apa yang Harus Kita Lakukan Jika Jendela Pesawat Pecah?
-
Warga Serbu Gerakan Pangan Murah HUT Nagan Raya, Pemkab Sebar Sembako Harga Miring!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.