Korsel Diminta Perluas Sektor untuk Penempatan PMI
Senin, 08 Jan 2024, 14:16 WIBJAKARTA-Pemerintah melalui Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) berharap agar negara negara tujuan penempatan PMI segera memperluas cakupan sektor yang bisa dikerjasamakan untuk penempatan PMI.
"Untuk Korea Selatan (Korsel) misalnya sampai saat ini baru dua sektor yakni manufaktur dan perikanan. Kita harapkan diperluas misalnya sektor pertanian, hospitality dan lainnya," ungkap Kepala BP2MI, Benny Rhamdani saat melepas keberangkatan ribuan PMI di Jakarta, Senin (8/1).
Benny menjelaskan, penempatan PMI di luar negeri sangat membantu pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan di tanah air. Makanya dirinya tahun ini berupaya agar Korsel beserta negara negara tujuan penempatan lainnya menerima permintaan dari RI untuk memperluas sektor.
Diketahui, hari ini Benny melepas ratusan PMI ke Korsel. Pelepasan dengan skema G to G ke itu sebanyak 260 PMI. Lalu dari ratusan orang ini 131 merupakan pekerja sektor manufaktur dan 129 pekerja perik anan
Selain ke Korsel, Benny juga melepas 16 PMI ke Jerman. Pelepasan itu juga skema dengan G to G. Semuanya merupakan pelayan kesehatan. Turut dilepas pula calon PMI yang masih dalam tahap orientasi. Yang masih dalam Orientasi Pra Pemberangkatan G TO G Korea Selatan sebanyak 1.254 Calon PMI.
Hingga 4 Januari lalu sudah 2.456 PMI yang dikirim Adapun tahun lalu 274.964 yang dikirim lebih tinggi dari 2022 yang hanya 200.761 PMI.
Tahun 2024 ini, Benny menegaskan, BP2MI akan terus membenahi dan meningkatkan kualitas layanannya dalam mengatasi masalah perdagangan orang. "Tahun ini kami jamin tata kelola perlindungan yang semakin baik,"tegasnya.
BP2MI terang Benny terus berupaya untuk mengurangi masalah yang dialami oleh PMI seperti meninggal di negara penempatan atau dideportase. Makanya dirinya menyarankan agar PMI harus berangkat secara formal dan tidak terbuai oleh bujuk rayu para sindikat perdagangan orang.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta Lintas Kelapa Gading–Manggarai
-
Layanan Samsat Keliling Ada di 14 Wilayah pada Jumat (25/9) Ini, Cek Lokasinya
-
KCIC Siapkan Akses Baru di Stasiun Padalarang untuk Permudah Penumpang Whoosh
-
IndoBuildTech Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Inovasi Konstruksi dan Arsitektur
-
Pulihkan Ekonomi Pascabencana, Kemenekraf Bina dan Latih 150 Pelaku Ekraf Bukittinggi
-
Bintang Film "Nashville" dan "Scream", Hayden Panettiere Meninggal Dunia di Usia 36 Tahun
-
RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat bagi Rezim Berkuasa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.