Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan Komersial
Senin, 01 Jan 2024, 12:23 WIBJAKARTA - Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat kembali melayani penerbangan komersial bagi masyarakat luas. Bandara yang dikelola PT Angkasa Pura (AP) II ini membuka konektivitas penerbangan Bandung-Pangandaran.
VP of Corporate Communication AP II Cin Asmoro mengatakan, pembukaan rute Bandung-Pangandaran ini sebagai upaya Bandara Husein Sastranegara untuk terus mendukung pariwisata di Jawa Barat. Seperti diketahui, penerbangan komersial dengan pesawat jet di Jawa Barat kini dilayani di Bandara Kertajati. Sementara untuk penerbangan komersial dengan pesawat propeller melalui Bandara Husein Sastranegara.
"Berkat kolaborasi yang baik antara AP II dan Susi Air, rute Bandung-Pangandaran dengan pesawat propeller ini dapat dibuka untuk melayani masyarakat dan tentunya harapan kami adalah rute ini turut memperkuat sektor pariwisata di Jawa Barat," jelas Cin Asmoro dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.
Ia menambahkan, rute penerbangan yang dioperasikan maskapai Susi Air dengan pesawat propeller yakni Caravan berkapasitas 12 orang penumpang dijadwalkan setiap Senin dan Jumat, dengan jadwal penerbangan Bandung-Pangandaran setiap pukul 09.15-10.00 WIB dan Pangandaran-Bandung setiap pukul 10.30-11.15 WIB.
Cin Asmoro menuturkan, penerbangan komersial dengan pesawat propeller di bandara ini juga sebagai upaya AP II untuk terus memperkuat konektivitas penerbangan di Indonesia.
"AP II sebagai pengelola dua bandara di Jawa Barat yakni Bandara Kertajati dan Bandara Husein Sastranegara terus berupaya memperkuat konektivitas penerbangan di Indonesia. Kedua bandara tersebut akan saling melengkapi untuk memberikan kemudahan akses transportasi udara bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara Indra Crisna mengatakan, seluruh fasilitas dan personel telah dipersiapkan dengan baik. Pihaknya bersyukur pembahasan dengan Susi Air dan pemerintah daerah berjalan dengan baik sehingga dua rute penerbangan dengan propeller ini dapat dilaksanakan bagi masyarakat.
"Seluruh fasilitas operasional dan pelayanan, baik di sisi udara maupun sisi darat dipastikan siap dalam mendukung penerbangan ini," tutupnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Dari Pulau Rengit Menuju Swasembada Energi Hijau: Mimpi Besar Bangsa dan Komitmen PLN Kembangkan PLTS 100 GWp
-
Era Baru Pengelolaan Sampah, PSEL Palembang Mulai Produksi Listrik
-
5 Jurnalis Belum Juga Ditemukan, Gubernur Banten Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Kelancaran Proses Pencarian
-
YLKI Catat 79 Aduan Jadwal Penerbangan Berubah, Konsumen Minta Perlindungan Diperkuat
-
Kementerian Pendidikan Tinggi Bebaskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa Bumi NTT
-
Review Lioness S3E6 - 'Sugar Land': Penyiksaan Brutal Joe dan Perburuan Mematikan Para Penculik
-
Kemnaker–JICA Perkuat Kualitas da n Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.