Xi: Tiongkok Dukung Myanmar dalam Jaga Kedaulatan

Rabu, 17 Jun 2026, 02:15 WIB

BEIJING – Pemimpin Tiongkok, Xi Jinping, pada Selasa (16/6) berjanji akan mendukung Myanmar dalam menjaga kedaulatannya, demikian dilaporkan media pemerintah, saat ia bertemu dengan Presiden Min Aung Hlaing di Beijing.

Tiongkok adalah sekutu terpenting Myanmar dan mitra langgeng setelah kudeta Min Aung Hlaing pada tahun 2021 menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi, yang mendorong negara-negara Barat untuk memutuskan hubungan dengan negara Asia tenggara tersebut.

Ket. Foto: Presiden Tiongkok, Xi Jinping (kiri), mendampingi Presiden Myanmar, Min Aung Hlaing, saat upacara penyambutan di Balairung Agung Rakyat Beijing pada Selasa (16/6). Dalam kunjungan Presiden Myanmar ke Beijing, Presiden Xi menegaskan bahwa Tiongkok akan mendukung Myanmar dalam menjaga kedaulatannya. — Sumber: AFP/Myanmar's Presidential Press and Information B

Beijing telah muncul sebagai kekuatan perantara utama dalam perang saudara yang dipicu oleh kudeta, dan juga secara vokal mendukung jajak pendapat baru-baru ini yang mengecualikan partai Suu Kyi dan menghasilkan kemenangan mudah bagi anggota parlemen promiliter yang memilih Min Aung Hlaing sebagai presiden.

“Tiongkok dengan tegas mendukung Myanmar dalam menjaga kedaulatan dan integritas wilayahnya,” ucap Presiden Xi saat bertemu Min Aung Hlaing di Balairung Agung Rakyat Beijing setelah upacara penyambutan, seperti yang dilaporkan oleh stasiun televisi CCTV.

Kunjungan pemimpin Myanmar ini terjadi di tengah memburuknya hubungan dengan Beijing dalam beberapa tahun terakhir akibat maraknya pusat-pusat penipuan internet di sepanjang perbatasan kedua negara yang menargetkan warga negara Tiongkok, menurut para analis.

“Beijing mendukung pemerintah baru dalam menyeimbangkan pembangunan dan keamanan untuk menemukan jalur pembangunan yang tepat yang sesuai dengan kondisi nasionalnya dan mendapat dukungan rakyat," kata Xi kepada Min Aung Hlaing seraya menegaskan bahwa kedua negara harus terus menindak tegas penipuan telekomunikasi, perjudian daring, dan perdagangan narkoba.

Meskipun Myanmar telah sangat termiskinkan akibat perang saudara, negara ini juga muncul sebagai pemasok utama mineral langka hasil tambang di dunia yang sangat penting bagi produksi teknologi energi terbarukan Tiongkok. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.