Pada Malam Natal, Paus Fransiskus Menyesali Perang 'Sia-sia' di Tanah Suci

Senin, 25 Des 2023, 07:10 WIB

VATICAN CITY -Paus Fransiskus pada hari Minggu (24/12) menyesalkan bahwa pesan perdamaian Yesus ditenggelamkan oleh "logika perang yang sia-sia" di negara tempat ia dilahirkan, ketika Paus memimpin umat Katolik Roma merayakan Natal.

Paus Fransiskus, yang merayakan Natal ke-11 masa kepausannya, memimpin Misa Malam Natal yang khidmat di Basilika Santo Petrus dan berbicara tentang konflik di Tanah Suci dalam homilinya.

Ket. Foto: Paus Fransiskus memimpin Misa Malam Natal di St. Peter's Basilica di Vatikan pada 24 Desember 2023. — Sumber: CNA/REUTERS/Remo Casilli

"Malam ini, hati kami berada di Betlehem, tempat Pangeran Perdamaian sekali lagi ditolak oleh logika perang yang sia-sia, oleh bentrokan senjata yang bahkan hingga hari ini menghalanginya untuk menemukan ruang di dunia," kata Fransiskus.

Paus berusia 87 tahun itu berbicara beberapa jam setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah akan berperang lebih jauh ke daerah kantong Palestina di Gaza setelah pasukannya mengalami kesulitan salah satu hari kekalahan terburuk dalam perang darat mereka.

Dan di kota tempat Yesus dilahirkan, Menteri Pariwisata Palestina Rula Ma'ayah mengatakan, "Betlehem merayakan Natal dengan kesedihan dan penderitaan karena apa yang terjadi di Gaza dan di seluruh Tepi Barat, seluruh wilayah Palestina."

Pada Misa kepausan yang dihadiri 6.500 orang di Basilika Santo Petrus dan lebih banyak lagi yang menonton melalui layar di alun-alun di luar, Paus Fransiskus mengatakan pesan Natal yang sebenarnya adalah perdamaian dan cinta, mendesak orang-orang untuk tidak terobsesi dengan kesuksesan duniawi dan "penyembahan konsumerisme".

Ia berbicara tentang "jalinan yang sangat manusiawi sepanjang sejarah: pencarian kekuatan dan keperkasaan duniawi, ketenaran dan kemuliaan, yang mengukur segala sesuatu berdasarkan kesuksesan, hasil, angka dan angka, dunia yang terobsesi dengan pencapaian".

Paus Fransiskus mengatakan bahwa meskipun banyak orang mungkin merasa sulit merayakan Natal di "dunia yang begitu menghakimi dan tidak memaafkan" ini, mereka harus mencoba mengingat apa yang terjadi pada Natal pertama.

"Malam ini, cinta mengubah sejarah," dia berkata.

Paus Fransiskus telah berkali-kali mengajukan permohonan untuk gencatan senjata dalam konflik yang berkecamuk di Gaza dan menyerukan pembebasan semua sandera yang ditahan oleh kelompok militan Palestina.

Hamas dan kelompok militan diyakini masih menyandera lebih dari 100 sandera dari 240 sandera yang mereka tangkap saat mengamuk di kota-kota Israel pada 7 Oktober, ketika mereka menewaskan 1.200 orang.

Sejak itu, Israel mengepung Jalur Gaza dan menghancurkan sebagian besar wilayah tersebut, lebih dari 20.400 orang dipastikan tewas, menurut otoritas Gaza yang dikelola Hamas, dan ribuan lainnya diyakini tewas di bawah reruntuhan. Mayoritas dari 2,3 juta warga Gaza terpaksa meninggalkan rumah mereka dan PBB mengatakan kondisinya sangat buruk.

Pada Senin siang (25/12), Paus Fransiskus akan menyampaikan pesan dan berkat Natalnya kepada "Urbi et Orbi" (kepada kota dan dunia).

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.