Sucofindo Dukung Sertifikasi Halal Produk Komestik
Selasa, 19 Des 2023, 08:57 WIBJAKARTA - PT Sucofindo berkolaborasi dengan Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur (PEPM) Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan dalam merealisasikan sertifikasi halal untuk 18 mitra binaan produk kosmetik dengan orientasi ekspor. Apabila ada perubahan bahan baku, proses, dan produk, para mitra binaan diminta melakukan pembaruan sertifikat.
"Semoga dengan sertifikat ini mampu menjadi acuan untuk ekspansi ke pasar lebih luas, tidak hanya lingkup nasional. Dan kami berharap para mitra binaan tetap menjaga komitmen untuk konsisten menerapkan kehalalan produk," kata Kepala Unit Halal PT Sucofindo Agus Suryanto di Jakarta, Senin (18/12).
Secara simbolis dilakukan penyerahan sertifikat halal kepada 10 mitra binaan, yang diberikan langsung oleh Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur Ditjen PEN Kementerian Perdagangan Dewi Rokhayati dan Senior Advisor Ditjen PEN Kementerian Perdagangan Ganef Judawati, serta didampingi oleh Kepala Unit Halal PT Sucofindo Agus Suryanto.
Proses Pemeriksaan
Untuk mendapatkan sertifikat halal itu, para mitra binaan mengikuti proses pemeriksaan kehalalan produk oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Utama PT Sucofindo. Selanjutnya, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan sidang fatwa halal. Setelah ditetapkan halal, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menerbitkan sertifikat halal.
Agus menuturkan LPH Sucofindo siap mendukung Kementerian Perdagangan dalam kegiatan pemeriksaan dan/ atau pengujian kehalalan produk lainnya dengan cakupan lebih luas secara nasional dan internasional. "Sufocindo mampu melaksanakan pemeriksaan halal untuk skala usaha mikro dan kecil, usaha menengah dan besar, serta luar negeri, serta memiliki infrastruktur yang sangat lengkap," ujarnya.
Infrastruktur yang dimiliki perusahaan itu antara lain berupa fasilitas laboratorium pengujian halal yang terakreditasi, peralatan uji halal yang mumpuni dan didukung dengan teknologi Droplet Digital PCR, serta dilengkapi kualitas auditor halal yang telah tersertifikasi dan kompeten di bidangnya.
Perusahaan tersebut juga mampu memberikan one stop services, khususnya dalam memastikan keamanan pangan, di antaranya melalui sertifikasi organik, Good Manufacturing Practices (GMP), Hazard Analysis Critical Control Point (HACPP), serta SNI ISO 22000 mengenai Sistem Manajemen Keamanan Pangan, yang merupakan syarat ekspor.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Indonesia-Afrika Selatan Kerja Sama Lestarikan Warisan Sheikh Yusuf Al-Makassari
-
Lestari Moerdijat: Perlu Langkah Nyata dan Kolaboratif untuk Partisipasi Kerja Penyandang Disabilitas
-
Presiden Prabowo Turun ke Sawah di Gorontalo, Saksikan Langsung Cara Tanam Petani di PENAS KTNA XVII.
-
Mulai 8 Juni Wajib Punya NIB! Mendag: Pedagang Online Tanpa Legalitas Bakal Ditolak Platform
-
ICP Juli 2026 Turun ke US$ 81,68 per Barel, Pasokan Minyak Global Mulai Pulih
-
Pemkot Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
-
BNPB Tegaskan Penanganan Karhutla Butuh Strategi Terpadu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.