Harga Helm Jet Siluman F-35 Capai 6,2 Miliar

Selasa, 19 Des 2023, 07:06 WIB

BETHESDA - Tidak taburan berlian atau batu zamrud, tapi barang ini harganya mencapai 400.000 dolar AS per unit, atau sekitar 6,2 miliar rupiah. Ya, ini adalah helm untuk pilot jet tempur siluman buatan AS, F-35 Lightning II.

Dilansir oleh TS 2, pesawat tempur generasi kelima bermesin tunggal ini dilengkapi helm yang dapat memberikan pilot kesadaran situasional dan informasi penargetan yang tak tertandingi.

Ket. Foto: Helm F-35 dirancang dan diproduksi oleh Rockwell Collins bekerja sama dengan Elbit Systems Israel. Ini berfungsi sebagai komponen penting dari sistem avionik canggih F-35, pesawat seharga 75 juta dolar AS. — Sumber: Istimewa

Mengapa harga helm F-35 sangat mahal?

Helm F-35 dirancang dan diproduksi oleh Rockwell Collins bekerja sama dengan Elbit Systems Israel. Ini berfungsi sebagai komponen penting dari sistem avionik canggih F-35, pesawat seharga 75 juta dolar AS yang menggabungkan teknologi mutakhir untuk memproyeksikan pandangan augmented reality dari medan perang ke pelindung helm.

Di antara berbagai fiturnya, helm ini dilengkapi penglihatan malam, tampilan head-up (HUD), dan kemampuan untuk melihat "menembus" pesawat. Dengan Distributed Aperture System (DAS), pilot dapat melihat ke segala arah dan melihat dunia luar diproyeksikan di dalam helm, sehingga memungkinkan mereka untuk melihat melalui badan pesawat itu sendiri.

Layar yang dipasang di helm bukanlah hal baru, namun versi F-35 secara unik mengintegrasikan informasi dari seluruh sistem pesawat. Ini menampilkan segalanya mulai dari kecepatan udara dan ketinggian hingga data penargetan dan informasi ancaman, yang pada dasarnya menjadi teknologi antarmuka utama bagi pilot.

Implikasi finansial dan strategis

Harga setiap helm F-35 berperan dalam diskusi yang lebih luas mengenai anggaran pertahanan dan efisiensi pengeluaran. Para pendukung berpendapat bahwa kemampuan helm sangat penting untuk menjaga superioritas udara dan memastikan keselamatan pilot, sementara para kritikus menunjuk pada biaya keseluruhan program F-35, yang telah diteliti karena adanya pembengkakan biaya dan penundaan.

Dari sudut pandang strategis, kemampuan canggih ini bisa dibilang memberikan keunggulan besar dalam situasi pertempuran udara. Namun, harga helm juga menimbulkan pertanyaan mengenai biaya pemeliharaan teknologi mutakhir tersebut selama umur pesawat.

Manfaat

Manfaat utama helm F-35 mencakup peningkatan kesadaran situasional, peningkatan efektivitas misi, dan pengurangan beban kerja pilot. Faktor-faktor ini bisa menjadi penentu dalam skenario berisiko tinggi di mana keputusan dalam hitungan detik adalah hal yang biasa.

Sebaliknya, tantangannya tidak hanya mencakup biaya di muka namun juga dukungan dan pengembangan berkelanjutan yang diperlukan untuk menjaga helm tetap berfungsi dan mengikuti perkembangan teknologi dan ancaman.

Tingginya harga helm F-35 disebabkan oleh teknologi canggih yang dimilikinya, seperti Sistem Aperture Terdistribusi, night vision, dan tampilan head-up terintegrasi, serta biaya yang terkait dengan penelitian, pengembangan, dan produksi.

"Helm ini menawarkan pandangan augmented reality kepada pilot, termasuk kemampuan untuk melihat "melalui" pesawat, kemampuan penglihatan malam, dan data misi penting yang diproyeksikan langsung ke kaca helm," kata Roman Perkowski, pengamat teknologi eksplorasi ruang angkasa.


Harga helm adalah bagian dari perdebatan yang lebih luas mengenai pengeluaran dan efisiensi militer, dengan pertanyaan tentang keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kendala anggaran.

"Meskipun helm menawarkan banyak keuntungan, terdapat kekhawatiran tidak hanya mengenai biaya awal tetapi juga biaya yang terkait dengan pemeliharaan, pembaruan, dan kompleksitas teknologi," ujarnya.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.