Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Teroris, 21 Napi Terorisme Ikrar Setia kepada NKRI di Lapas Cipinang

📅 Selasa, 19 Des 2023, 05:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Teroris, 21 Napi Terorisme Ikrar Setia kepada NKRI di Lapas Cipinang Doc: ANTARA/HO-Humas Lapas Cipinang
Ket. Salah satu narapidana terorisme (napiter) tengah mencium bendera Merah Putih dan mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Senin (18/12/2023).

Jakarta - Atasi teroris, ebanyak 21 narapidana terorisme (napiter) mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Senin.

Pembacaan ikrar setia tersebut disaksikan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) DKI Jakarta Tonny Nainggolan.

Selain itu hadir Kepala Subdirektorat (Kasubdit)Inkoor???????Ditidensos Densus 88 AntiterorPolri Kombes Polisi Djoko Trisno Widodo dan Kepala Seksi Identifikasi Narapidana Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ahmad Fauzi.

Tonny Nainggolan berharap yang telah diIkrarkan oleh para napiter bukan hanya merupakan tindakan formal semata.

"Ikrar NKRI untuk narapidana terorisme bukan hanya merupakan tindakan formal semata, melainkan juga sebagai langkah penting dalam upaya membangun narapidana sebagai anggota masyarakat yang bermakna dan positif," ujarnya.

Tujuan ini mendukung visi rehabilitasi dan reintegrasi yang holistik di dalam sistem pemasyarakatan.

Usai membacakan ikrar, 21 napiter tersebut melakukan hormat dan mencium bendera Merah Putih dan menandatangani surat pernyataan Ikrar NKRI sebagai simbol bahwa mereka sadar satu-satunya ideologi di Indonesia adalah Pancasila.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Prayer Manik mengatakan, ke-21 napiter tersebut baru dipindahkan ke Lapas Kelas I Cipinang pada 8 November 2023. "Selama di dalam Lapas, 21 narapidana terorisme aktif mengikuti program pembinaan," kata Manik.

Program yang diikuti di antaranya Program Kesadaran Beragama, Program Kesadaran Hukum, Berbangsa dan Bernegara, penyuluhan hukum dan kesehatan, Klinik Pancasila yang berupa wawasan Kebangsaan serta mengikuti upacara bendera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.