Ayo Wujudkan Mandiri Pangan, Perlu Upaya Komprehensif Jadikan Petani Bali Sejahtera

Kamis, 14 Des 2023, 02:48 WIB

Bangli - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Dapil Bali Made Mangku Pastika mengatakan perlu upaya yang komprehensif untuk menjadikan petani lebih sejahtera yang sekaligus dapat mendukung upaya Bali agar bisa mandiri pangan.

"Dengan alam Bali yang subur dan begitu lengkap sebenarnya tidak mungkin kita sampai kekurangan pangan kalau setiap jengkalnya dimanfaatkan dengan betul-betul," kata Pastika saat mengadakan reses di Banjar Malet-Desa Tiga, Kabupaten Bangli, Rabu.

Reses yang bertajuk Pengembangan Pertanian dengan Sistem "Ngerombo" Pionir Crowd Funding itu menyasar para petani yang telah mengembangkan kebun percontohan alpukat dan jeruk seluas satu hektare.

Menurut mantan Gubernur Bali dua periode itu, untuk mengoptimalkan lahan-lahan pertanian dengan baik dan memberikan nilai tambah pada petani, tentunya harus melalui sentuhan teknologi.

Selain itu harus ada tangan-tangan dan kekuatan besar atau subsidi yang turut menghidupi petani di saat mereka belum mendapatkan hasil panen. "Petani tentu perlu makan, biaya sekolah anak dan kebutuhan lainnya, sedangkan rata-rata panen hasil perkebunan itu tahunan," ucapnya.

Kekuatan yang bisa membantu petani untuk menjadikan pertanian tangguh, lanjut Pastika, tak hanya dari sisi pemerintah, namun juga perlu digerakkan kekuatan masyarakat sipil agar bisa ikut berperan. Dengan demikian alam Bali tetap hijau dan bisa memberikan kesejahteraan bagi petani.

"Perkebunan alpukat dan jeruk ini menjadi salah satu contoh betapa lahan-lahan warga bisa menjadi hijau kembali dan tentunya memberikan keuntungan. Apalagi alpukat ini merupakan salah satu contoh buah premium yang tinggi permintaan dan dengan kandungan nutrisinya yang luar biasa," ujarnya.

Terlebih para petani tidak saja melakukan kegiatan menanam, tetapi sebagian juga sebagai produsen bibit.

"Kalau bertani skala kecil hasilnya tidak cukup. Jadi, perlu bekerja sama agar lebih efisien dan efektif. Dengan lahan yang lebih luas, nantinya juga bisa dimanfaatkan menjadi tempat wisata," kata Pastika.

Sementara itu, I Wayan Sunarta yang merupakan salah satu inisiator "crowd funding agribusiness" di Provinsi Bali mengatakan masalah klasik yang dihadapi petani Bali diantaranya berupa kepemilikan lahan yang sempit, modal yang kecil hingga ketersediaan pupuk.

"Oleh karena itu, melalui kebun percontohan ini kami ingin memberikan fakta dan bukan retorika," katanya.

Di kebun seluas satu hektare tersebut ditanam alpukat jenis hass sebanyak 400 pohon. Alpukat yang terkenal dari Australia itu sudah mulai berbuah di umur tiga tahun.

"Baru sekali panen. Hasilnya bagus dan semua terjual. Satu pohon paling sedikit menghasilkan 20 kilogram. Mudah-mudahan di tahun kelima sudah bisa optimal hingga 100 kilogram untuk satu pohon," ucap pria yang juga aktif dalam gerakan Bali Green Initiative itu.

Melalui kebun percontohan hasil sinergi dengan pemilik lahan, petani dan pemilik modal itu juga dapat menghindari petani terjebak pada tengkulak karena menggunakan sistem bagi hasil.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.