Produksi Perikanan Budidaya Jateng Masuk Peringkat Ketiga Nasional

Senin, 11 Des 2023, 17:12 WIB

SEMARANG - Total produksi perikanan budidaya di Provinsi Jawa Tengah menduduki peringkat ketiga se-Indonesia berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

"Berdasarkan data tersebut, Jateng memperoleh predikat sebagai produsen perikanan budidaya terbesar ketiga secara nasional," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah Fendiawan Tiskiantoro di Semarang, Senin.

Volume produksi budidaya ikan di Jateng sebesar 458.513,77 ton dan rumput laut sebesar 87.429,85 ton dengan total volume sebesar 545.943,62 ton pada 2022.

Menurut dia, produksi dari tahun ke tahun relatif meningkat, kecuali 2020 yang terdapat penurunan produksi perikanan budidaya karena, sektor perikanan budidaya terdampak pandemi COVID-19.

Ia mengungkapkan, berbagai strategi dilakukan untuk menggenjot kualitas dan kuantitas produksi perikanan budidaya diantaranya, menjaga kualitas dan kuantitas benih (benih unggul bersertifikat CPIB), kepadatan tebar benih yang sesuai SNI untuk mengoptimalkan pertumbuhan ikan.

Adapula penerapan teknologi pada usaha budidaya yang dilakukan dan penerapanbiosecurityuntuk penjaminan mutu produk ikan yang dihasilkan, serta menerapkan cara budidaya ikan yang baik (CBIB).

Ia menjelaskan bahwa produksi perikanan budidaya meliputi budidaya air tawar seperti lele, nila, gurami, dan patin.

Budidaya air payau seperti udang vaname, bandeng, nila salin dan budidaya air laut seperti kerapu, kakap serta rumput laut.

Produksi tersebut, lanjut dia, kebanyakan diserap oleh pasar lokal dan selain dalam bentuk segar atau belum diversifikasi banyak pula olahan perikanan yang laku hingga mancanegara.

"Khususnya untuk komoditas udang, akan masuk ke Unit Pengolah Ikan untuk diolah menjadi produk yang siap ekspor. Adapula diversifikasi olahan seperti bandeng presto, abon ikan hingga keripik ikan," katanya.

Ia berharap produksi perikanan budidaya meningkat setiap tahunnya dan diperkirakan pada akhir 2023, jumlah produksi perikanan budidaya di Jateng naik atau mencapai 547.038,30 ton.

Dengan kondisi tersebut, produk perikanan budidaya tidak hanya masuk ke pasar domestik dan global, jugameningkatkan pendapatan dan menyejahterakan pembudidaya ikan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.