Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Kerinci Status Waspada, Balai Besar TNKS Batasi Pendakian

📅 Minggu, 10 Des 2023, 08:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Kerinci Status Waspada, Balai Besar TNKS Batasi Pendakian Doc: ANTARA/HO-Balai TNKS
Ket. Gunung Kerinci di Provinsi Jambi, Sabtu (9/12/2023).

JAMBI - Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) mengeluarkan pengumuman terkait pembatasan pendakian Gunung Kerinci, Provinsi Jambi sampai radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Kasi Balai Besar TNKS Nurhamidi di Jambi, Sabtu (9/12), mengatakan berdasarkan laporan aktivitas Gunung Api Kerinci disampaikan bahwa hasil pengamatan pada periode 7 Desember 2023 pukul 00.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB, tingkat aktivitas Gunung Kerinci berada pada Level II atau kategori waspada dengan salah satu rekomendasi adalah masyarakat di sekitar Gunung Api Kerinci.

Pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak Gunung Api Kerinci di dalam radius 3 km dari kawah aktif. Masyarakat dilarang beraktivitas di dalam radius bahaya/kawasan rawan bencana III.

Hal ini juga sebagai tindak lanjut adanya erupsi Gunung Marapi Sumbar beberapa hari lalu, maka untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat membatasi kegiatan pendakian Gunung Kerinci.

"Pada jalur pendakian dari Pos R10 Kayu Aro Kerinci hanya dapat dilakukan sampai di Shelter II," kata dia.

Selanjutnya pada jalur pendakian dari Pos Bumi Perkemahan Bukit Bontak Solok Selatan hanya dapat dilakukan sampai Camp Tapir.

Pembatasan ini, kata dia, mulai berlaku sejak 8 Desember 2023 sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Balai Besar TNKS akan melakukan evaluasi dan mengambil kebijakan lebih lanjut dengan memperhatikan perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Kerinci.

Dengan adanya imbauan ini, ia berharap masyarakat dan pengunjung memperhatikan dan menaati aturan demi keamanan bersama.

Gunung Kerinci yang berada di Kabupaten Kerinci, Jambi yang berbatasan langsung dengan Sumatra Barat itu merupakan gunung tertinggi di Sumatera yaitu 3.805 mdpldan memiliki kawah seluas 400 x 120 meter dan berisi air berwarna hijau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.