Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Hingga Oktober 2026, Perum Bulog Menyerap 4,11 Juta Ton Beras

1 Jumat, 09 Okt 2026, 21:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hingga Oktober 2026, Perum Bulog Menyerap 4,11 Juta Ton Beras Hingga Oktober 2026, Perum Bulog Menyerap 4,11 Juta Ton Beras Doc: ANTARA
Ket. Kegiatan evaluasi penyerapan jagung pipil kering Perum Bulog Kalbar di Kabupaten Bengkayang.

BENGKAYANG – Perum Bulog mencatat realisasi pengadaan beras mencapai 4,11 juta ton setara beras hingga 8 Oktober 2026 atau melampaui target penugasan pemerintah sebesar empat juta ton atau mencapai 102,88 persen.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Barat, Rasiwan, mengatakan capaian tersebut menjadi realisasi pengadaan tertinggi sepanjang sejarah Bulog, sekaligus melampaui rekor sebelumnya sebesar 3,65 juta ton pada 2012.

“Capaian lebih dari empat juta ton setara beras yang memecahkan rekor tertinggi sepanjang Bulog berdiri ini bukan sekadar angka. Di baliknya ada kerja keras, dedikasi, dan semangat seluruh insan Bulog yang terus bergerak, turun langsung ke lapangan, mendampingi petani, serta memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Pontianak, Jumat (09/10).

Berdasarkan data Bulog, realisasi pengadaan hingga 8 Oktober 2026 mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target penugasan pemerintah. Angka tersebut meningkat dibandingkan realisasi sepanjang 2025 yang mencapai 3.191.969 ton setara beras.

Capaian tersebut memperkuat peran Bulog dalam menyerap hasil produksi petani sekaligus menambah Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk mendukung ketersediaan dan stabilisasi pangan nasional.

Rasiwan mengatakan, keberhasilan pengadaan tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari petani, kelompok tani, mitra penggilingan, penyuluh, hingga pemerintah daerah dan instansi terkait.

Dalam pelaksanaannya, Bulog mengoptimalkan jaringan pembelian di sentra produksi, kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan, serta percepatan penyerapan saat musim panen. Upaya tersebut dilakukan agar hasil panen petani dapat terserap secara optimal dan stok beras pemerintah tetap terjaga.

Ia menegaskan, keberhasilan melampaui target menjadi dorongan bagi Bulog untuk terus meningkatkan kinerja hingga akhir tahun, sekaligus memastikan pengadaan beras memberikan manfaat bagi petani dan mendukung kebutuhan pangan masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah serta dukungan Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, TNI, pemerintah daerah, para petani, penyuluh, mitra kerja, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Capaian ini harus menjadi energi bagi Bulog untuk terus memberikan manfaat bagi petani, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia,” katanya.

Bulog menyatakan akan melanjutkan penyerapan beras hingga akhir 2026 melalui penguatan operasional dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Pengadaan tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga ketersediaan cadangan pangan, mendukung stabilisasi harga di tingkat produsen dan konsumen, serta memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Jajaki Kerja Sama...

Gunung Ibu Erupsi Semburkan Abu Setinggi 200 Meter

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Gunung Ibu Erupsi Semburkan...
Daerah
Banjir Aceh Barat Hancurkan...

Akhirnya Kemenangan Itu Datang Juga bagi PSIM Yogyakata

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Akhirnya Kemenangan Itu Dat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.