BPBD OKU Siagakan Anggota di Lokasi Bencana Banjir

Minggu, 10 Des 2023, 18:52 WIB

BATURAJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menyiagakan personel di lokasi banjir di Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang untuk mengantisipasi bencana susulan.

Manajer Pusdalops BPBD OKU Gunalfi di Baturaja, Minggu, mengatakan bahwa intensitas curah hujan tinggi yang terjadi Sabtu (9/12) sekitar pukul 15.00 WIB menimbulkan bencana banjir yang merendam ratusan rumah warga di desa itudengan ketinggian mencapai satu meter.

Ket. Foto: Ratusan rumah warga Desa Gunung Meraksa, Kabupaten OKU dilanda banjir, Minggu. — Sumber: ANTARA/Edo Purmana

"Berdasarkan pendataan sebanyak 250 rumah warga di Desa Gunung Meraksa terdampak banjir," katanya.\

Meskipun tidak ada korban jiwa, kata dia, bencana banjir akibat luapan Sungai Wall di Kecamatan Lubuk Batang itu juga merusak sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan jalan.

"Saat ini banjir sudah berangsur surut, namun sejumlah personel BPBD OKU masih disiagakan di lokasi banjir guna mengantisipasi bencana susulan untuk mencegah korban jiwa," katanya.

Personel yang disiagakan tersebut bertugas mengawasi debit air sungai, termasuk melakukan evakuasi korban jika terjadi bencana alam dengan peralatan memadai yang sudah disiapkan di lokasi bencana.

"Apalagi wilayah Kecamatan Lubuk Batang ini memang dipetakan rawan terjadi banjir saat musim hujan," ujarnya

Terkait hal itu, pihaknya telah melayangkan surat imbauan kepada pemerintah kecamatan setempat untuk memperingatkan warganya agar selalu waspada terhadap potensi bencana banjir susulan.

Gunalfi juga meminta masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana susulan agar banjir tidak menimbulkan korban jiwa.

"Diprediksi curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi di Kabupaten OKU sehingga masyarakat harus lebih waspada menghadapi kemungkinan bencana susulan," ujarnya.

Kapolsek Lubuk BatangIptuRoly Irawan menambahkan, pihaknya melalui Bhabinkamtibmasturut melakukan pengecekan dan kontrol terhadap Desa Gunung Meraksa yang terdampak banjir.

"Alhamdulillah berdasarkan pantauan sore ini ketinggian air sudah mulai surut," katanya.

Meskipun demikian, lanjut dia, petugas tetap melakukan monitoring dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada mengingat hujan diprediksi masih akan melanda wilayah setempat.

"Kehadiran petugas Bhabinkamtibmas di lokasi banjir bertujuan untuk memantau keadaan desa sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Ketum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon Hadiri Pelepasan Kontingen Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Navigasi Udara Lumpuh, Ribuan Penerbangan di Inggris Kacau

Pengajuan Perubahan Data Desil, Anggota Dewan DIY Minta Dinsos Kawal Agar Sesuai Kondisi Ekonomi Riil Masyarakat

Kapok! Nekat Muncak Saat Ditutup, 8 Pendaki Ilegal Semeru Kena Blacklist Nasional Se-Indonesia

Hope: Dua Jam Tahan Napas saat Monster Alien Membantai Desa Terpencil Dekat Zona Demiliterisasi Korea

Pertamina Enduro VR46 Racing Team Yakin Faktor Motor Ducati Muluskan Adaptasi Bulega di MotoGP

Uni Eropa Siapkan Aturan 'Beli Produk Eropa' untuk Batasi Keunggulan Barang Tiongkok

Tolak Pungli dan Gratifikasi, Pemkot Banjarmasin Gelar Lomba Video Berhadiah Belasan Juta

Alphard Tabrak 10 Motor dan 3 Mobil di Menur Pumpungan Surabaya, Lima Orang Luka

Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Kolaborasi dengan KKMP dan Kelompok Tani Ringankan Beban Ekonomi Warga

Cegah Peredaran Daging HPR, Pemkot Jaktim Perketat Kuliner Khas di Kramat Jati

Sumur 15 Meter Mengering Total, Polres Ciamis Bangun Pipanisasi 300 Meter Selamatkan Warga!

Belum Punya Tim IT Mumpuni, UMKM Diimbau Tak Asal Kumpul Data Pribadi Konsumen

Kronologi 8 Pendaki Ilegal Kena Blacklist Karena Nekat Mendaki saat Semeru Erupsi dan Karhutla, Sempat Ada yang Tersesat

OJK Sentil Bank Digital: Tanpa Ekosistem, Bisnis Sulit Berkelanjutan

Minyak Dunia Naik, APBN Terancam Tertekan, Ini Langkah Anstisipasi Pemerintah

Airlangga Ungkap Rp11 Triliun Disiapkan untuk Rekening Massal, Apa Dampaknya?

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.