Dollar Melemah Setelah Rilis Data Pengangguran AS

Jumat, 08 Des 2023, 09:24 WIB

NEW YORK - Dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (7/12) atau Jumat (8/12) pagi WIB) setelah laporan yang beragam mendukung pandangan para ekonom bahwa Federal Reserve kemungkinan telah selesai menaikkan suku bunga pada siklus ini.

Indeks dolar yang mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang utama lainnya melemah 0,59 persen menjadi 103,5443.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Kamis (7/12) mencatat klaim awal tunjangan pengangguran AS naik 1.000 klaim menjadi 220.000 klaim yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 2 Desember.

Data tersebut juga menunjukkan jumlah pengangguran menurun pada akhir November setelah klaim lanjutan mencapai angka tertinggi dalam dua tahun pada pertengahan bulan.

Ekonom Oxford Economics Nancy Vanden Houten mengatakan klaim awal tetap pada level yang konsisten dengan PHK yang relatif rendah.

Imbal hasil obligasi AS turun setelah laporan tersebut dengan imbal hasil tenor 2 tahun di 4,6 persen, sementara imbal hasil obligasi tenor 5 tahun dan 10 tahun mencapai 4,12 persen.

Ekonomi zona euro secara tak terduga terhenti pada kuartal ketiga tahun 2023, karena produk domestik bruto (PDB) di benua tua itu tidak menunjukkan ekspansi atau pertumbuhan dalam tiga bulan hingga September tahun ini.

Sementara itu, para pembuat kebijakan Jepang mengisyaratkan Bank of Japan (BOJ) dapat beralih dari rencana suku bunga yang sangat rendah.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik ke 1,0798 dolar AS dari 1,0769. Pound Inggris naik ke 1,2591 dolar AS dari 1,2560 dolar AS.

Sementara itu, dolar AS mencapai 143,4850 yen Jepang, lebih rendah dari 147,3640 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8745 franc Swiss dari 0,8747 franc Swiss.

Selanjutnya, dolar AS menguat menjadi 1,3595 dolar Kanada dari 1,3587 dolar Kanada dan dolar AS melemah menjadi 10,3816 krona Swedia dari 10,4735 krona Swedia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.