Berita Gembira, Warga Miskin Ekstrem di Bekasi Turun Jadi 1.160 Keluarga

Kamis, 07 Des 2023, 05:30 WIB

Kabupaten Bekasi - Berita gembira, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyatakan jumlah warga kategori miskin ekstrem di daerah itu mengalami penurunan dari semula 1.926 menjadi 1.160 kepala keluarga pada penghujung tahun ini.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Hasan Basridi Cikarang, Rabu, mengatakan penurunan jumlah keluarga berstatus miskin ekstrem ini berdasarkan proses verifikasi lapangan dilakukan secara menyeluruh tahun ini.

Ket. Foto: Kondisi kawasan permukiman kumuh di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

"Jumlah kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bekasi awalnya ada 1.926 KK (Kepala Keluarga) pada awal tahun lalu setelah verifikasi lapangan jumlahnya berkurang menjadi 1.160 KK," katanya.

Dia mengatakan verifikasi lapangan terhadap warga miskin ekstrem mengacu pada Surat Keputusan Bupati Bekasi terkait deganpenghasilan ekonomi masyarakat kategori ini yang ditetapkan senilai Rp10.739 per kapita per hari atau Rp1,2 juta tiap satu keluarga.

"Jadi kalau satu keluarga ada empat orang dikalikan Rp10.739, maka jumlahnya Rp42.956. Kemudian dikalikan satu bulan atau 30 hari. Dari empat orang itu pendapatan sebulan Rp1.288.680. Inilah yang disebut masyarakat miskin ekstrem," katanya.

Ia menyebut jumlah warga miskin ekstrem di Kabupaten Bekasi terus mengalami penurunan karena sejumlah faktor, antara lain intervensi program pemerintah daerah hingga pusat.

"Pemkab Bekasi juga provinsi dan nasional terus melakukan upaya penanganan kemiskinan ekstrem. Sisanya dipicu oleh angka kematian, migrasi, serta faktor pendukung lain," ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berkomitmen mengurangi jumlah masyarakat miskin ekstrem melalui sejumlah program dengan prioritas utama pemberian bantuan langsung tunai.

Pada alokasi pembiayaan tambahan tahun ini, pemerintah daerah kembali menggulirkan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari APBD Perubahan 2023.

"Pendistribusian BLT dijadwalkan dilakukan pada pekan kedua Desember ini melalui BJB (Bank Jabar Banten) dengan besaran bantuan Rp1,5 juta. BLT ini baru sekarang saja hingga senilai Rp1,5 juta," kata dia.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.