Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makassar Terima Penghargaan Kota Sehat

📅 Kamis, 30 Nov 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Makassar Terima Penghargaan Kota Sehat Doc: ANTARA/HO/Pemkot Makassar
Ket. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk kategori Padapa dalam Malam Penganugerahan Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) di Jakarta, Selasa (28/11/2023).

Makassar - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menerima langsung penghargaan Kota Sehat Kategori Padapa dalam Malam Penganugerahan Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) dan STBM Award Tahun 2023 oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

Moh Ramdhan Pomanto melalui keterangannya diterima di Makassar, Rabu, mengungkapkan kesyukurannya atas apresiasi dari Kemenkes juga Kemendagri.

"Pemkot Makassar berterimakasih atas kepercayaan Kemenkes juga Kemendagri. Semoga ini memotivasi kami menjadikan Makassar terus sebagai Kota Sehat," ujarnya.

Danny -- sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan pihaknya memiliki program Lorong Bersih dan Lorong Sehat yang menyatu dalam Lorong Wisata.

Sehingga diharapkan kedepannya keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan aksesibilitas layanan kesehatan di Makassar makin mudah dijangkau.

"Dengan beberapa program yang fokusnya pada lorong bisa menjangkau semuanya, layanan kesehatan gratis seperti puluhan armada baru dari Dottorota," ucapnya.

Penerima penghargaan Swasti Saba Wistara sebanyak 27 Kabupaten/Kota, Swasti Saba Wiwerda 34 Kabupaten/Kota dan Swasti Saba Padapa 75 Kabupaten/Kota.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa urusan kesehatan merupakan urusan yang mesti menjadi perhatian pemerintah daerah.

Adanya urbanisasi dan makin tingginya jumlah penduduk kota dan diperkirakan 70 persen pada 2050 mengharuskan edukasi terhadap kesehatan menjadi fokus utama.

Termasuk, ia ungkapkan penyakit-penyakit urban seperti DBD dan Dengue menjadi perhatian serius bagi masyarakat perkotaan.

Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berkontribusi dalam mewujudkan kota sehat.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy menekankan pentingnya pemerataan pembangunan dan fasilitas kesehatan.

Ia memisalkan, tingkat disparitas layanan kesehatan masih jauh dari yang diharapkan.

Maka pastinya perlu dukungan dalam transformasi membangun Indonesia yang utuh.

Kriteria penghargaan adalah Padapa kualifikasi pemantapan (2 tatanan); Wiwerda untuk kualifikasi pembinaan (3 tatanan); dan Wistara untuk kualifikasi pengembangan (5 tatanan).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.